OBIHIRO, MINGGU - Pereli tuan rumah mendominasi seri keempat Kejuaraan Reli Asia Pasifik (APRC) 2008 di Hokkaido, Jepang. Podium urutan pertama dihuni pereli dunia, Toshi Arai. Mengendarai Subaru , Arai yang juara Reli Dunia kelas production car 2005 dan 2007 berhasil menggulung habis semua lawannya di kandang sendiri.
Katsuhiko Taguchi yang memakai Mitsubishi menutup Reli Hokkaido di posisi kedua, sedangkan pereli Subaru, Hiroshi Yanagisawa, menempati urutan ketiga.
Namun, karena bukan peserta terdaftar (registered driver) APRC musim 2008, Arai tidak mendapat poin kejuaraan. Poin maksimal APRC pun jatuh ke tangan Taguchi. Yanagisawa menempati urutan kedua dan Dean Herridge (Subaru) asal Australia berada di posisi ketiga.
Pereli Indonesia, Rifat Sungkar, berada di urutan kelima. Pereli yang bergabung dengan tim Subaru Motor Image ini memilih bermain aman, mengingat kondisi Reli Hokkaido yang sangat berat. "Kendala paling besar dalam reli ini adalah cuaca. Saya dan Bill Hayes (navigator) bersepakat bermain aman karena sedikit saja keluar jalur bakal berakibat fatal, "kata Rif at seperti dikutip siaran pers Rft Management.
Menurut Hayes, Reli Hokkaido merupakan reli tersulit sepanjang karier pria Australia itu. "Saya yakin Rifat mendapatkan banyak pelajaran berharga dari reli ini, terutama dalam hal gaya mengemudi, "jelas Hayes.
Juara umum APRC musim 2006 dan 2007, Cody Crocker, menempati posisi keempat. Crocker adalah rekan satu tim Rifat. Lomba hari terakhir, Minggu, berlangsung dalam kondisi cuaca cerah sehingga dapat berjalan dengan lancar.
Situasi ini kontras dengan situasi pada lomba hari pertama, Sabtu (12/7). Kala itu, hujan deras mengguyur lokasi lomba. Alhasil, dari seharusnya menjalani delapan tahapan khusus (SS), peserta akhirnya hanya menjalani lima SS pada hari pertama. Tiga SS dibatalkan gara-gara tergenang air akibat hujan deras.
Setelah di Jepang, APRC 2008 akan singgah di Makassar, Sulawesi Selatan. Seri kelima ini berlangsung pada Agustus. (ato)
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang