JAKARTA, SENIN - Pada tahun 2009 Departemen Pekerjaan Umum membutuhkan dana Rp 58,7 triliun untuk membangun berbagai sarana infrastruktur di seluruh Indonesia. Adapun pagu sementara dari Departemen Keuangan hanya Rp 35,6 triliun.
"Bila kebutuhan dana kami tidak dipenuhi, akan ada pemilahan proyek infrastruktur. Misalnya jalan, hanya akan fungsional belum akan mantap," kata Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto, Senin (14/7), dalam Rapat Kerja Menteri PU, Menhub, Menteri PDT, dan Kepala BMG dengan Komisi V DPR.
Besarnya anggaran yang dibutuhkan Departemen PU terkait rencana strategis pembangunan infrastruktur, banyaknya bencana yang terjadi di Indonesia, dan penghematan anggaran APBN PU 2008 sebesar 10 persen.
Tidak terpenuhinya kebutuhan dana PU juga berpeluang menyebabkan tidak terbangunnya Tol Solo-Ngawi-Kertosono, Tol Medan-Kualanamu, Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan pada tahun 2009.
Pembangunan 65 menara rusunawa juga berpotensi tidak selesai. Sasaran rencana strategis program air minum juga berpeluang tidak terpenuhi. Padahal, targetnya sebanyak 5.000 liter per detik. Begitu pula penundaan pembangunan jalan dan jembatan.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang