SURABAYA, SENIN - Golkar berhemat dalam pemilihan Gubernur Jawa Timur. Pasalnya, masih ada pemilu 2009 yang masa kampanyenya dimulai sejak Sabtu (12/7).
Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Golkar Jawa Timur (Jatim), Soenarjo, mengatakan, Golkar menghindari kampanye yang terlalu boros. "Tidak bagus juga terlalu jor-joran dalam kondisi sekarang. Kampanye pada intinya untuk menarik simpati pemilih, bukan sekadar unjuk kekuatan," ujarnya di Surabaya, Senin (14/7).
Narjo yang juga calon Gubernur Jatim dari Golkar itu mengatakan, cara kampanye dengan pengerahan massa yang menghabiskan banyak dana juga terbukti tidak efektif. Tidak jarang kampanye seperti itu justru menimbulkan antipati pemilih.
"Model seperti itu rawan menimbulkan konflik. Dalam proses demokrasi seperti pilgub ini, tentu konflik harus dihindari," tuturnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang