Agung Laksono: Golkar Tak Kehilangan Prabowo

Kompas.com - 15/07/2008, 10:16 WIB

JAKARTA, SELASA - Hengkangnya Prabowo Subianto dari Partai Golkar tak membuat partai berlambang pohon beringin itu ketar-ketir. Wakil Ketua Umum Partai Golkar Agung Laksono bahkan mengatakan, partainya tak merasa kehilangan Prabowo. Kata dia, satu keluar, banyak yang masuk.

Prabowo kemarin resmi mengumumkan pengunduran dirinya sebagai anggota dewan penasihat dan anggota Golkar. Ia pun memilih masuk ke Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) dan dinyatakan sebagai calon presiden dari partai yang baru berusia 3 bulan itu.

"Peristiwa ini saya pikir selalu terjadi dalam setiap pemilu. Yang keluar ada, yang masuk banyak. Tidak akan mengganggu solidaritas partai. Partai Golkar tidak merasa kehilangan dengan keluarnya satu orang," kata Agung di Gedung DPR, Selasa (15/7).

Keluarnya Prabowo pun tak dikhawatirkan akan membawa gerbongnya di Partai Golkar. "Semuanya sudah diantisipasi. Agar aspirasi, pandangan melalui komunikasi yang intens terus dibangun. Kami menghormati saja hak-hak politik masing-masing anggota. Sebagai kader, saya juga justru dituntut lebih aktif di partai," katanya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau