Harga Minyak di Asia Turun

Kompas.com - 15/07/2008, 11:58 WIB

SINGAPURA, SELASA - Harga minyak mentah di pasar Asia, Selasa (15/7) pagi, turun seiring menguatnya mata uang dollar AS. "Menguatnya dollar AS memberikan tekanan kepada minyak," tutur Victor Shum, analis energi Purvin and Gertz, Singapura, seperti dikutip AFP.

Kontrak Agustus, minyak mentah jenis light sweet untuk Agustus melemah 41 sen menjadi 144,77 dollar AS per barrel dari penutupan perdagangan di New York Mercantile Exchange, AS, Senin (14/7) waktu setempat pada 145,18 dollar AS.

Sementara itu, minyak jenis brent pengiriman Agustus juga turun 24 sen menjadi 143,68 dollar AS per barrel.

Menguatnya kembali mata uang Uwak Sam membuat harga emas hitam ini agak mahal bagi pembeli yang menggunakan mata uang yang lebih lemah dibandingkan dengan dollar AS sehingga berpotensi mengurangi permintaan dan harga minyak. Namun, para dealer memperkirakan, penurunan ini bersifat sementara karena adanya faktor kekhawatiran terhadap pasokan dan tensi geopolitik yang meningkat di Timur Tengah terkait pertikaian Iran dengan Israel dan AS.

Iran merupakan penghasil minyak terbesar kedua negara-negara pengekspor minyak (OPEC) setelah Arab Saudi. "Harga minyak pada minggu-minggu mendatang masih berisiko karena masalah pasokan. Situasi soal Iran masih mengalir," ujar Shum.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau