28 Calon Polisi Tewas Dibom

Kompas.com - 15/07/2008, 17:47 WIB

BAQOUBA, SELASA - Dua pengebom meledakkan diri di tengah kerumunan calon polisi dan menewaskan 28 orang, Selasa (15/7).

Menurut seorang anggota polisi, selain korban tewas, sebanyak 47 lainnya juga mengalami luka. Insiden itu terjadi di kamp militer Saad di Baqouba, 60 km dari Baghdad.  Menurut militer AS, serangan itu terjadi sekitar pukul 08.00.

Provinsi Diyala, dengan ibu kota Baqouba, merupakan satu dari beberapa daerah yang masih kerap terjadi kekerasan, setelah operasi penumpasan gerakan militan Syiah di Irak, seperti Sadr City dan Mosul.
       
Pejabat militer Irak mengatakan beberapa hari lalu bahwa mereka berencana menggelar serangan militer untuk menaklukkan kelompok militan yang tersisa. Sedangkan militer AS menyatakan mendukung upaya yang mereka sebut sebagai peningkatan patroli dan tindakan di wilayah itu.
       
Pada 22 Juni, seorang perempuan meledakkan diri di sebuah kompleks perkantoran pemerintah di Baqouba
 yang juga bekas kantong Al Qaeda. Sedikitnya 15 orang tewas dan 40 lainnya luka dalam insiden itu. Di kompleks yang sama pada April lalu, 40 orang tewas dalam serangan pada bulan April.
 
              


       

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau