BAQOUBA, SELASA - Dua pengebom meledakkan diri di tengah kerumunan calon polisi dan menewaskan 28 orang, Selasa (15/7).
Menurut seorang anggota polisi, selain korban tewas, sebanyak 47 lainnya juga mengalami luka. Insiden itu terjadi di kamp militer Saad di Baqouba, 60 km dari Baghdad. Menurut militer AS, serangan itu terjadi sekitar pukul 08.00.
Provinsi Diyala, dengan ibu kota Baqouba, merupakan satu dari beberapa daerah yang masih kerap terjadi kekerasan, setelah operasi penumpasan gerakan militan Syiah di Irak, seperti Sadr City dan Mosul.
Pejabat militer Irak mengatakan beberapa hari lalu bahwa mereka berencana menggelar serangan militer untuk menaklukkan kelompok militan yang tersisa. Sedangkan militer AS menyatakan mendukung upaya yang mereka sebut sebagai peningkatan patroli dan tindakan di wilayah itu.
Pada 22 Juni, seorang perempuan meledakkan diri di sebuah kompleks perkantoran pemerintah di Baqouba
yang juga bekas kantong Al Qaeda. Sedikitnya 15 orang tewas dan 40 lainnya luka dalam insiden itu. Di kompleks yang sama pada April lalu, 40 orang tewas dalam serangan pada bulan April.