KUALA LUMPUR, RABU - Pemimpin oposisi Malaysia, Anwar Ibrahim, akhirnya ditangkap polisi. Penangkapan itu dilakukan beberapa saat sebelum ia mendatangi kantor polisi untuk memberikan keterangan atas kasus sodomi yang dituduhkan kepadanya.
Pengacara Anwar, Sankara Nair, mengatakan, mobil Anwar dihentikan di dekat rumahnya dan pria itu dibawa ke markas polisi. Nair mengatakan, saat itu Anwar tidak diborgol. "Tidak ada alasan yang disampaikan polisi atas penangkapan itu," kata Nair, Rabu (16/7).
Tidak jelas mengapa Anwar ditangkap meski ia sudah berencana mendatangi polisi secara sukarela hari itu juga. Anwar menolak tuduhan sodomi itu, tapi penangkapan itu jelas memperlambat langkahnya menggulingkan pemerintahan PM Abdullah Ahmad Badawi.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang