Laporan Wartawan Kompas Haryo Damardono
JAKARTA, RABU - PT Pertamina menyepakati pelimpahan pekerjaan pembuatan 25 juta tabung elpiji berukuran 3 kilogram dengan PT Wijaya Karya Intrade, PT Bosma Bisma Indra, PT Adhi Karya, dan PT Barata Indonesia. Penandatanganan kontrak pembuatan tabung elpiji ini digelar pada Rabu (16/7) di Kantor Kementerian Negara Badan Usaha Milik Negara.
Penandatanganan kontrak ini merupakan lanjutan dari penandatanganan Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU). "Masih ada 70 juta tabung elpiji lain yang akan dibuat oleh pihak swasta. Jadi, diharapkan, Indonesia sudah terbebaskan dari pemberian subsidi minyak tanah akhir tahun 2009," kata Meneg BUMN Sofyan Djalil.
Dia mengatakan, harga tabung gas elpiji telah ditetapkan Departemen Perindustrian, sedangkan kualitas tabung gas telah diawasi oleh SNI. Nilai nominal kerja sama sekitar Rp 3,25 triliun (25 juta tabung dikalikan harga satuan Rp 129.857).
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang