MOSUL, RABU - Sebuah bom mobil meledak di kawasan pasar di kota Tal Afar, Irak utara, Rabu (16/7) waktu setempat dan menewaskan setidaknya 18 orang serta mencederai 90 lainnya. Tujuh di antaranya korban tewas adalah anak-anak. Ledakan terjadi sekitar pukul 19.30 waktu setempat atau sekitar pukul 23.30 WIB.
Menurut penuturan petugas kepolisian Irak, mobil yang dipasangi bom itu diparkir di pinggir sebuah jalan di pasar daerah Hal al-Taliyah, Tal Afar, 60 kilometer sebelah barat Mosul. Dokter Tareq al-Obeidi dari rumah sakit umum di Tal Afar, mengatakan, korban-korban yang tewas dan cedera telah dibawa ke fasilitas medis terdekat.
Peristiwa tersebut membuktikan masih rawannya keamanan di Irak karena pada Maret 2006 Tal Afar dipuji sebagai kota percontohan oleh Presiden AS George W. Bush. Di kota itu pula terjadi serangan terbesar yang menewaskan lebih dari 150 orang dalam pemboman truk tahun lalu. Kawasan sekitar Mosul yang merupakan kota terbesar ketiga di Irak saat ini dilanda serangan-serangan gerilya.
Polisi setempat juga melaporkan bahwa sebelumnya dua bom mobil di Mosul menewaskan dua orang dan mencederai 13 lain. Pada Selasa (15/7) juga terjadi dua serangan bunuh diri yang menewaskan sedikitnya sembilan orang di Mosul. Di Baqouba, timur laut Baghdad juga terjadi serangan bom yang menewaskan 28 orang.
Militer AS menengarai Mosul merupakan benteng perkotaan terakhir gerilyawan Al-Qaeda di Irak yang dihalau dari daerah-daerah berbahaya lain seperti Baghdad, Anbar, dan Diyala. Sebab, serangan luas di Irak saat ini dilakukan di Mosul. Di Diyala, gerilyawan Al-Qaeda juga masih terus beroperasi secara aktif menyerang kantung-kantung yang dikuasai AS.(ANT/AP)
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang