WASHINGTON, KAMIS - Meskipun Obama telah mencatat sejarah sebagai kandidat presiden kulit hitam pertama di AS, sebuah poling, Rabu (16/7), mengatakan, hal tersebut tidak mempengaruhi warga AS mengenai persepsi persamaan ras.
Menurut polling yang dilakukan New York Times/CBS News, yang dikeluarkan Rabu (16/7), sekitar 55 persen warga kulit putih mengatakan persamaan ras penting, sebuah penemuan yang tidak berubah dari sebuah survey yang dilakukan pada tahun 2000. Hanya sekitar 29 persen warga kulit hitam yang berpikir hal yang sama, persentase yang juga tidak berubah dari survey serupa delapan tahun lalu.
Mayoritas warga kulit putih dan hitam, sekitar dua per tiga, setuju bahwa AS siap untuk menerima presiden berkulit hitam. Polling New York Time/CBS News menemukan, 80 persen warga kulit hitam dan 30 persen kulit putih mengatakan mereka mendukung Obama. Untuk McCain, hanya lima persen warga kulit hitam dan 35 persen warga kulit putih mengatakan akan mendukungnya.(C9-08)
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang