LONDON, KAMIS - Bukan hanya Chelsea yang senang dengan kedatangan pelatih baru, Luiz Felipe Scolari. Pelatih timnas Inggris, Fabio Capello pun ikut bungah dengan kedatangan mantan pelatih Brasil dan Portugal itu. Capello bahkan ingin menimba ilmu dari Scolari dengan melihat kepelatihannya di Chelsea.
"Saya kenal dengan beberapa pelatih, saya tahu mereka semua. Saya tertarik melihat bagaimana Scolari bekerja di Chelsea. Saya tahu dia dari Roma, dia orang baik dan akan melakukan pekerjaan yang baik pula," kata Don Fabio.
Capello rupanya tertarik dengan prestasi yang diukir "The Big Phil" dalam enam tahun belakangan ini. Bagaimana tidak, Scolari sanggup menepis omongan miring dari pengamat sepak bola, termasuk Pele, dan mengantar Brasil juara Piala Dunia 2002. Empat tahun kemudian, giliran Portugal yang diantarnya ke empat besar Piala Dunia 2006 setelah dua tahun sebelumnya ke final Euro 2004.
Prestasi inilah yang coba ditiru oleh Capello. Pelatih asal Italia ini sedang punya tugas berat membawa Inggris ke putaran final Piala Dunia 2010 setelah gagal lolos ke Piala Eropa, Juni lalu. Menurutnya, kegagalan itu membuat para pemain kehilangan percaya diri dan Capello berharap sikap ini segera lenyap.
"Tantangan terbesar adalah menggugah semangat pemain bermain untuk Inggris seperti yang mereka lakukan untuk klubnya. Ada rasa kurang percaya diri di antara pemain dan tugas saya membangun kembali kepercayaan diri tersebut," tambah Capello.
"Selalu ada tekanan besar saat bermain untuk negaramu dan perasaan ini membebani beberapa pemain. Kami perlu menghilangkan beban itu sehingga mereka dapat bermain lepas tanpa takut," lanjutnya seraya mengakui bahwa pemain Inggris punya reputasi baik dalam segi kemampuan dan teknik bermain bola.
Saat ini Capello masih memiliki pekerjaan rumah menentukan kapten "The Three Lions". Penunjukkan itu akan dilakukan saat Inggris menjalani laga persahabatan lawan Republik Cheska (Ceko) pada 20 Agustus 2008. (SKY/LHW)
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang