Laporan Wartawan Kompas, Fabiola Ponto
SIDOARJO, JUMAT - Kegelisahan mulai melanda puluhan wartawan yang menunggu kabar eksekusi dua terpidana mati, Sumiasih dan Sugeng di LP Medaeng, Sidoarjo, Jumat (18/7) dinihari. Pasalnya, situasi LP yang semula penuh dengan aktifitas saat ini sudah berubah lengang.
Berdasarkan pemantauan Kompas, tiga mobil patroli polisi yang semula berjaga di sekitar LP sudah tidak ada. Sementara, pintu masuk LP pun sudah tertutup rapat, meski di dalam masih ada tim dokter LP Medaeng.
Kecurigaan bertambah besar, karena sebelum LP mendadak "sepi" ada aktifitas aneh dari dua buah mobil berkaca gelap yang keluar masuk lebih dari dua kali, tanpa menggunakan lampu. Kedua mobil itu masing-masing berjenis Toyata Land Cruiser dan Daihatsu Taft.
Ada kecurigaan, pihak berwenang mengubah pola pengecohan. Jika biasanya disediakan lebih dari satu mobil saat eksekusi akan berlangsung, agar wartawan terkecoh, maka bukan tidak mungkin hal itu kini berubah. Artinya, jangan-jangan dua mobil yang keluar masuk tanpa pengawalan tersebut sudah membawa dua terpidana kasus pembunuhan berencana itu, untuk dieksekusi.
Akhirnya, wartawan pun mulai berbagi tugas dengan rekan-rekannya yang berada di Rumah Sakit Dr. Sutomo, Surabaya. Berjaga, kalau-kalau eksekusi ternyata telah dilaksanakan. Di RS inilah jenazah ke dua terpidana nantinya akan disemayamkan.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang