MILAN, JUMAT - Kompetisi Serie-A belum bersih dari skandal pengaturan skor alias Calciopoli. Setelah kasus menghebohkan itu menggemparkan sepakbola Italia pada tahun 2006 karena melibatkan beberapa klub elite seperti Juventus, AC Milan, Lazio dan Fiorentina, musim lalu kejadian itu ditengarai terulang lagi meskipun hanya terjadi pada dua klub kecil, yakni Atalanta dan Livorno.
Menurut laporan media di Italia, Jumat (18/7), Atalanta dan Livorno akan mendapat hukuman pemotongan poin jika terbukti terlibat kasus yang sangat memalukan itu. Atalanta bakal memulai kompetisi Serie-A musim 2008/09 dengan nilai minus tujuh (-7) karena kehilangan tujuh poin, sedangkan Livorno yang terdegradasi ke Serie-B mungkin akan mendapat potongan serupa.
Sebenarnya, pengadilan telah meminta agar hukuman tersebut segera dijatuhkan. Namun federasi sepakbola Italia (FIGC) belum mau memberikan komentar.
Pada awal bulan ini, federasi menuduh pemain Atalanta Gian Paolo Bellini, dan mantan kapten Livorno, David Balleri, mengatur skor pertandingan antara kedua tim pada musim lalu.
Pasalnya, di pertemuan pertama 23 Desember 2007, kedua tim bermain imbang 1-1, namun pada laga kedua 4 Mei, Atalanta menang 3-2 lewat gol menjelang pertandingan usai. Setelah pertandingan, beberapa pemain Livorno memburu lawan mereka itu ke dalam ruang ganti.
Saat ini kedua pemain tersebut masih di dalam penyelidikan. Jika keduanya terbukti bersalah, maka Balleri dan Bellini akan mendapat hukuman larangan bermain selama tiga tahun. Meskipun demikian, baik klub maupun dua pemain itu menolak tuduhan tersebut. (CH4/LOU)
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang