Jenazah Sumiarsih dan Sugeng Tiba di RS Dr Sutomo

Kompas.com - 19/07/2008, 01:20 WIB

Laporan wartawan Kompas Herlambang Jaluardi

SURABAYA, SABTU - Tepat pukul 01.00, sebuah ambulans warna abu-abu masuk ke kamar jenazah Rumah Sakit Umum Dr Sutomo. Dari dalam ambulans dikeluarkan jenazah Sumiarsih dan  Sugeng yang baru saja dieksekusi mati.

Belum diperoleh keterangan resmi di mana kedua terpidana mati dalam kasus pembunuhan keluarga Letkol Marinir Agus Purwanto itu dieksekusi. Namun, diperoleh keterangan bahwa eksekusi dilakukan di lingkungan Markas Kepolisian Daerah Jawa Timur.

Pemantauan Kompas, ketika masuk ke RSUD Dr Sutomo, ambulans yang mengangkut jenazah Sumiarsih dan Sugeng itu dikawal dua mobil Patroli dan Pengawakan (Patwal) serta sebuah mobil pribadi.

Saat ini, jenazah Sugeng dan Sumiarsih dibawa ke ruang otopsi. Sampai saat ini belum ada keterangan resmi mengenai eksekusi tersebut dan akan dibawa ke mana jenazah keduanya setelah selesai diotopsi. Namun, dari Malang diperoleh informasi, dua liang lahat telah disiapkan pihak keluarga di TPU Samaan, Malang.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau