LAMONGAN, MINGGU - Menyusutnya kapasitas air waduk Gondang di Kecamatan Sugio Kabupaten Lamongan juga menyebabkan penghasilan pengelola arena wisata air menurun hingga 50 persen. Saat ini kapasitas waduk Gondang tinggal 15 persen dari kapasitas normal sekitar 18 juta meter kubik.
Salah seorang pengelola jasa sewa perahu di Waduk Gondang Mustam Minggu (20/7) mengatakan dalam kondisi normal sebelum waduk menyusut sedikitnya dia bisa membawa pulang hasil bersih dipotong bahan bakar, Rp 60.000 per hari. Tetapi setelah air waduk menyusut sejak Mei lalu penghasilannya tinggal Rp 30.000 rata-rata per hari.
Hal yang sama dialami pemilik jasa sewa sepeda air Supriyadi. Pada kondisi normal waduk tidak menyusut bisa menghasilkan Rp 400.000 hingga Rp 600.000 tetapi kini tinggal Rp 250.000 hingga Rp 3000.000. "Saya ini kontrak Rp 10 juta per tahun kepada Dinas Pengairan. Kalau sepi terus ya untungnya sedikit," kata Supriyadi.
Sebelumnya Supriyadi menggunakan sistem setoran, tetapi sejak lima tahun lalu berubah menjadi kontrak. Supriyadi sudah menggeluti profesi itu sudah tujuh tahun, sedang Mustam sudah 15 tahun. Waduk Gondang sendiri dibangun sejk 1987 lalu.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang