Mourinho: Saya akan Ubah Sepakbola Italia

Kompas.com - 21/07/2008, 04:59 WIB

MILAN, SENIN - Bukan Jose Mourinho kalau tidak berbicara besar. Dulu, dia menyatakan diri sebagai orang spesial, hingga sukses di FC Porto dan Chelsea. Baru sebulan melatih Inter Milan, dia kembali membuat pernyataan yang bakal menyita perhatian. Dia mengatakan, dia akan mengubah sepakbola Italia, bukan sebaliknya.

"Saya orang yang punya ide-ide saya sendiri. Salah satu target saya adalah mencoba mengubah sesuatu dalam sepakbola Italia dan mencegah agar sepakbola Italia tidak mengubah sesuatu dalam diri saya," tegasnya kepada TVI.

Menurut Mourinho, sejauh ini dia tak memiliki kesulitan. Dia juga merasa lancar-lancar saja dalam menjejalkan teori-teori sepakbolanya kepada para pemain.

"Sejauh ini terasa bagus sekali. Para pemain sangat menerima pekerjaan mereka dengan baik. Kami suka apa yang terjadi dan kami tidak berlatih dalam beberapa bulan ini," katanya.

Dia juga mengatakan, ada beberapa perbedaan antara sepakbola Italia dan Inggris. Namun, dia tak akan ragu menghadapi perbedaan itu, meski sepakbola Italia merupakan hal baru baginya.

"Di Inggris, selalu ada penonton yang berjubel di stadion. Tapi, saat kami berlatih, stadion kosong-melompong. Italia punya budaya yang berbeda. Bahkan di bulan Juli ini ketika temperatur kurang begitu bersahabat, ribuan suporter datang untuk melihat kami berlatih," jelasnya.

Mourinho juga mengomentari situasi yang dihadapi Luis Figo. Musim lalu, pemain yang juga berasal dari Portugal itu pernah merencanakan pensiun. Namun, menurutnya dia belum saatnya pensiun dan akan bermanfaat bagi Inter, jika tak cedera.

"Figo pemain yang masuk dalah perhitungan saya. Sama seperti pemain lain. Dia contoh pemain profesional. Rasanya tak perlu mempertanyakan kualitasnya lagi. Saya berani bertaruh. Jika dia tak cedera, dia akan memiliki musim yang hebat. Saya akan lihat apakah bisa membantunya mempeperpanjang kariernya," katanya.

Mourinho termasuk kurang sukses dalam transfer pemain. Sejauh ini dia baru membeli Mancini dari AS Roma. Sementara upayanya merekrut Ricardo Quaresma dari FC Porto dan Frank Lampard dari Chelsea terasa sangat sulit.

"Saya kira, untuk bisa membawa Lampard ke Inter semakin rumit. Saya kira, lebih mungkin dia akan menghabiskan kontraknya di Chelsea daripada pindah ke Inter," ujarnya.

Mengenai Quaresma, dia menjelaskan, "Persoalan Quaresma juga sangat berat, tapi mudah untuk dimaklumi. Dia seorang pemain yang saya harapkan bisa bekerja dengan saya. Akan sangat menarik memiliki pemain seperti dia, sama halnya akan menarik baginya memiliki pelatih seperti saya."

"Saya pelatih Inter Milan dan dia pemain FC Porto. Saya bukan seorang presiden. Saya tak tahu apakah ada tawaran kepadanya atau apakah tawaran kami akan disetujui. Saya tak tahu pasti. Saya harus menghormati Quaresma dan FC Porto," tambahnya. (GL/HPR)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau