13.408 RTS di Kuningan Tak Layak Dapat BLT

Kompas.com - 21/07/2008, 16:42 WIB

KUNINGAN, SENIN -Akhirnya, 71.038 keluarga miskin 84.446 rumah tangga miskin di Kuningan bisa menikmati bantuan langsung tunai (BLT), Senin (21/7) pagi. Jumlah penerima pada penyaluran tahap pertama berkurang 16 persen, karena setelah diverifikasi ulang, sekitar 13.408 rumah tangga miskin yang terdata itu tidak layak menerima bantuan. Pada hari pertama pencairan BLT, rumah tangga miskin di 16 kecamatan dari 32 kecamatan di Kuningan mendapatkan bantuan senilai Rp 300.000 per keluarga.

Menurut Kepala Kantor Pos Kuningan, Yadi Haryadi mengatakan, seharusnya kuota rumah tangga sasaran (RTS) di Kuningan adalah 84.446 keluarga, namun setelah diverifikasi ulang ternyata 13.408 RTS ternyata tidak layak menerima bantuan. "Sekitar 16 persen RTS yang ada di daftar nominator ternyata tidak layak menerima. Penyebabnya karena banyak yang sudah meninggal dan pindah domisili. Sebanyak 50 persen adalah karena meninggal dunia, karena data yang dipakai adalah data tiga tahun lalu," ujar Yadi.

Adapun RTS yang tidak layak itu, akan diganti dengan nama-nama keluarga miskin yang diajukan untuk menggantikan kuota yang tersisa. Sebanyak 13.408 RTS susulan tersebut baru akan mendapat bantuan bulan depan. Sebab, proses pemutakhiran data, pencetakan kartu BLT, dan pendistribusiannya membutuhkan waktu sebulan. Targetnya, pencairan untuk 16 kecamatan pertama selesai tanggal 28 Juli, dilanjutkan dengan 16 kecamatan berikutnya.

Yadi menambahkan, ada dua kecamatan yang pencairannya ditunda atas permintaan pengurus dan warga kecamatannya. "Mereka meminta agar BLT dibagikan bersamaan dengan RTS susulan," kata Yadi.

Pencairan BLT di 17 kantor pos di Kabupaten Kuningan berjalan relatif lancar, tidak ada antrean serta terkendali. Hal itu terjadi karena setiap kantor pos telah membuat jadwal per desa/kelurahan. Sementara itu, pada saat yang sama, pencairan hari pertama juga berlangsung di tiga kecamatan di Kabupaten Indramayu.

Aris Ristiadi, Koordinator Satgas BLT Kantor Pos Indramayu mengatakan, pencairan ditujukan kepada 18.400 RTS dari 19.720 RTS yang telah dikuotakan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau