KEDIRI, SENIN- Dua hari menjelang hasi pemungutan suara pada pemilihan gubernur Jawa Timur periode 2008-2013, Senin (21/7), banyak selebaran gelap yang menyudutkan salah satu pasangan calon beredar di Kota Kediri, Jawa Timur. Panitia pengawas pemilihan gubernur Jatim Kota Kediri juga menerima laporan pengaduan dari tim sukses terkait kampanye hitam tersebut.
Anggota Panwas Pilgub Jatim Kota Kediri Zaenal Arifin, Senin (21/7), mengatakan, selebaran gelap pertama ditemukan di Kelurahan Blabak Kecamatan Pesantren, Kota Kediri, hanya beberapa meter dari kantor kelurahan. Jumlahnya ada 20 lembar yang disita, dari puluhan yang dipasang.
Panitia pengawas kecamatan menemukan poster bergambar pasangan calon gubernur dan calon wakil gubernur Jatim nomor urut satu Khofifah Indar Parawansa dan Mujiono (Kaji) yang didalamnya terdapat gambar salib. Selebaran yang ditempel di berbagai lokasi mulai tiang listrik, warung, dan tembok rumah warga itu mengatasnamakan Partai Damai Sejahtera. Padahal, partai yang bersangkutan mengaku tidak pernah membuat selebaran tersebut.
"Partai Damai Sejahtera memang pendukung Kaji, akan tetapi saya sudah ngecek ke partai tersebut, dan yang bersangkutan tidak pernah mengeluarkan poster seperti itu. Jadi jelas ini pelecehan dan sangat menyudutkan kami," kata Husni salah satu anggota tim sukse pasangan Kaji di Kota Kediri.
Atas temuan kampanye hitam yang menyudutkan calonnya itu, Husni mengaku tidak terima. Pihaknya telah melapor ke Panwas Pilgub Jatim Kota Kediri dan berharap kasusnya bisa ditindaklanjuti dengan laporan ke Polisi. Husni sangat berharap pelaku kampanye hitam bisa segera ditindak.
Selain menemukan kampanye hitam yang menyudutkan pasangan Kaji, Panwas juga menemukan kampanye serupa pada pasangan Achsan dan Sutjipto-Ridlwan Hisjam. Sebuah poster bergambar pasangan Achsan diberi kumis dan jengggot. Sedangkan poster bergambar pasangan SR selain diberi kumis dan jenggot juga dilubangi bagian matanya dan ditambahi cakil sehingga mirip gambar buto (raksasa).
Gambar-gambar itu ditemukan di tempel di depan Masjid Dermo di Kelurahan Mojoroto, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, pada saat Panwas melakukan pembersihan atribut kampanye pasangan calon.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang