JAKARTA, SENIN - Insiden yang dialami Persipura Jayapura pada hari Minggu (20/7) sore, saat tim "Mutiara Hitam" itu tak bisa masuk Stadion Gelora Bung Karno (GBK), berpotensi merugikan citra sepak bola nasional. Demikian pendapat pelatih Persipura Raja Isa bin Raja Akram Shah, saat diwawancarai Kompas, Minggu malam.
Senin (21/7) petang ini, Persipura akan bertanding melawan PSMS Medan di Stadion GBK, dalam lanjutan Djarum Liga Super 2008. Minggu sore, mereka bermaksud menjajal lapangan. Namun, rencana itu gagal terealisasi karena tidak ada petugas panitia pelaksana PSMS yang menerima mereka dan membukakan pintu lapangan.
"Bagaimana kalau yang mengalami kejadian seperti ini adalah klub asing yang akan tampil dalam event internasional? Tentu Indonesia yang menanggung malu. Padahal katanya Liga Super termasuk delapan liga terbaik di Asia," kata Raja.
Karena tak bisa masuk lapangan, Persipura hanya melakukan pemanasan di luar stadion. Meski sangat kecewa, Raja berharap insiden ini tidak melemahkan semangat pemain asuhannya. Sebelumnya, kejadian serupa juga pernah dialami sesama tim asal Papua, Persiwa Wamena.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang