PADANG, SELASA - Target penanaman kakao di Provinsi Sumatera Barat tahun 2007 tidak terpenuhi. Komitmen pemerintah kabupaten/kota untuk meningkatkan produksi kakao merupakan penyebab kegagalan pencapaian target penanaman kakao.
Demikian disampaikan Kepala Dinas Perkebunan Sumatera Barat Masrul Zein, Selasa (22/7). Tahun lalu, Pemprov Sumbar menargetkan penanaman kakao seluas 54.000 hektar. Hasil yang bisa tercapai hanya sekitar 49.000 hektar.
"Beberapa kabupaten/kota tidak komitmen dengan perjanjian yang direncanakan di awal tahun untuk mengembangkan kakao. Kalau mereka tidak mau menyediakan dana pendamping untuk penanaman kakao, tentu dana bantuan tidak bisa dicairkan," tutur Masrul.
Dalam realisasinya, hanya empat daerah yang konsisten menganggarkan dana pengembangan kakao, masing-masing Kabupaten Pasaman, Kabupaten Tanah Datar, Kabupaten Padang Pariaman, dan Kota Sawahlunto. Akhirnya, pengembangan kakao banyak dilakukan di empat daerah itu.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang