Spiderman Jadi Panitia TPS

Kompas.com - 23/07/2008, 17:14 WIB

BOJONEGORO,RABU - Tingkat partisipasi masyarakat dalam menggunakan hak pilihnya pada pemilihan gubernur dan wakil gubernur Jawa Timur Rabu (23/7) di Bojonegoro rata-rata berkisar 50 persen. Saat pencoblosan, jalan-jalan di Bojonegoro terlihat lengang, namun warga mendatangi tempat pemungutan suara secara bergelombang.

Untuk menarik minat masyarakat menggunakkan hak pilihnya petugas TPS 03, Kelurahan Mojokampung, Kecamatan Bojonegoro Kota, mengenakan aksesoris bergambar Spiderman. TPS pun dihiasi atribut Spiderman lengkap dengan jaringnya. Tapi, jaring yang digunakan ad alah jaring ikan, bukan jaring laba-laba. TPS pun ditulisi TPS Spiderman menjaring suara rakyat.

"Dengan begini kami berharap masyarakat tidak golput. Semula kami berusaha mencari kostum spiderman hingga pasar Sumberejo dan pasar Babat, tetapi yang ada untuk ukuran anak-anak. Ya terpaksa topi panitia saja yang dipasangi gambar spiderman," kata Ketua Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara TPS 03 Kelurahan Mojokampung, Suyanto.

Namun rupanya upaya itu belum cukup menarik minat masyarakat menggunakan hak pilihnya. Di TPS Spiderman pasangan Soekarwo-Syaifullah Yusuf (Karsa) meraih suara terbanyak dengan 95 suara, pasangan Khofifah Indar Parawansa-Mudjiono (Kaji) 88 suara, Sutjipto -Ridwan Hisyam (SR) 42 suara, Soenarjo-Ali Machan Moesa (Salam) 40 suara dan Achmady-Suhartono (Achsan) 11 suara.

"Warga yang tidak menggunakan hak pilihnya 172 orang dan suara tidak sah 20. Ke depan kami akan lebih kreatif menghiasi TPS dan selesai mencoblos diagendakan makan bersama antara panitia dengan pemilih," kata Suyanto.

Sementara itu di komunitas masyarakat Samin Bojonegoro pasangan Salam unggul dengan meraih 96 suara. Di TPS 08 Dusun Jepang Desa Margomulyo Kecamatan Margomulyo tersebut pasangan SR meraih 54 suara, Karsa (51), Kaji (51) dan Achsan (14). Pemilih yang tidak hadir 96 sedang surat suara tidak sah dua. Di komunitas masyarakat Samin Bojonegoro tercatat 216 kepala keluarga terdiri dari 672 jiwa, sedang yang memegang hak pilih 356 orang.

Sementara itu di TPS Khusus Lembaga Pemasyarakatan Bojonegoro Karsa unggul dengan 72 suara, Salam (68), SR (55), Kaji (53) dan Achsan (6) dan suara tidak sah 27. Total yang menggunakan hak pilihnya 281 orang termasuk tambahan dari tahanan Kepolisian Resor dan Kepolisian Wilayah Bojonegoro sebanyak 18 orang. Kepala LP Bojonegoro Krisnanto mengatakan perolehan suara yang merata menunjukkan LP netral dan selama ini tidak ada calon yang berkampanye di LP Bojonegoro.

Sementara dengan membuat tenda TPS dan memanfaatkan rumah warga, sejumlah sekolah seperti SD Negeri Karangpacar Kecamatan Kota Bojonegoro, SD Negeri Pacul dan Taman Pendidikan Al Quran (TPS) Al Muhajirin Ngumpakdalem Kecamatan Dander digunakan sebagai TP S. Di TPS 03 Ngumpakdalem dari 498 pemilih yang terdaftar hanya 271 yang menggunakan hak pilihnya terdiri dari 155 perempuan dan 116 laki-laki. Selain kartu tidak sah karena tidak dicoblos ada juga pemilih yang mencoblos empat hingga lima pasangan sekaligus.

 

 

 

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau