Diet Pria yang Ingin Punya Anak

Kompas.com - 25/07/2008, 04:46 WIB

SELAIN berbahaya terkena bahan kimia, kekurangan makanan juga merupakan salah satu penyebab utama ketidaksuburan bagi pria. Berikut daftar makanan yang harus diperhatikan jika berencana memiliki keturunan:

Vitamin A
Kekurangan vitamin A menyebabkan kurangnya jumlah sperma dan memungkinkan sperma terbentuk dengan tidak sempurna.

Sumber: buah-buahan kuning dan oranye (seperti pepaya dan mangga) dan sayur-sayuran (seperti wortel dan labu), susu dan produk susu, sayuran hijau, dan telur.

Vitamin C
Vitamin C mengurangi terjadinya sperma menggumpal dan meningkatkan tingkat kegesitannya. Ini juga merupakan antioksidan yang melindungi sperma dari racun, seperti timah dan nikotin.

Sumber: jenis jeruk asam ataupun manis, nanas, kiwi, stroberi, anggur, tomat, jenis kentang, kacang-kacangan, serta brokoli.

Vitamin E
Vitamin E merupakan antioksidan yang dapat meningkatkan ketangguhan sperma memasuk sel telur. Kekurangan vitamin E dapat menyebabkan gagalnya jaringan testis beregenerasi. Karena vitamin E mengandung antikoagulan (zat yang mencegah penggumpalan darah), mereka yang mengonsumsi obat-obatan penipis darah sebaiknya konsultasikan dulu ke dokter.

Sumber: biji padi-padian, gandum, biji bunga matahari, kacang, sayuran hijau, dan avokad.

Selenium

Selenium penting bagi pembentukan sperma yang normal dan diperlukan untuk memperlancar fungsi alat reproduksi pria.

Sumber: gandum, kacang brasil, biji padi-padian, ikan tuna, daging sapi, dan ayam

Zinc
Zinc merupakan bahan mineral penting bagi kesehatan organ pria. Zinc dapat membantu meningkatkan produksi sperma, pertumbuhan testis, dan metabolisme tertosteron. Zinc terbuang pada saat ejakulasi, oleh karena itu harus terus tergantikan. Kurangi minuman beralkohol yang dapat mengurangi penyerapan zinc ke tubuh dan meningkatkan jumlah zinc yang terbuang melalui air kencing.

Sumber: kerang, ayam, daging, biji-bijian, kacang, biji padi-padian, dan sereal kaya vitamin.

Asam Folat
Zat ini membantu menyehatkan sperma dan meningkatkan kegesitannya. Bersama vitamin B12, zat ini akan membantu pembentukan kode genetik.

Sumber: jus jeruk, sayuran daun hijau gelap, sereal kaya vitamin, biji-bijian, dan kacang polong.

Kalsium
Kalsium melindungi tubuh dari efek-efek bahaya yang dapat merusak fungsi sperma.

Sumber: produk berbahan dasar susu rendah lemak, seperti susu, keju, yogurt, ikan dengan tulang yang dapat dimakan seperti ikan bilis dan sarden, roti yang mengandung kalsium, susu kedelai, dan tahu.

Go Green
Selain nasi, daging juga merupakan makanan pokok bagi warga Indonesia. Namun, ketika matang daging mengandung karsinogenik, yaitu bahan yang menyebabkan kanker. Oleh karena itu, cobalah menjadi vegetarian selama 1 atau 2 hari dalam seminggu. Gantikan daging dengan makanan lain yang mengandung protein tinggi seperti makanan dari kacang kedelai, yang mempunyai phyto-oestrogen baik, kacang-kacangan, yang juga kaya serat zinc dan zat besi.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman:
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau