Hari Anak Indonesia Bergema di Jerman

Kompas.com - 25/07/2008, 10:13 WIB

LONDON, KAMIS - Hari Anak Indonesia yang jatuh pada 23 Juli kemarin juga bergema di Hamburg, Jerman. Konsulat Jendral Republik Indonesia (KJRI) Hamburg menggelar beragam acara, di antaranya pembacaan puisi dalam bahasa Indonesia dan Jerman, penampilan kesenian tari, permainan piano, dan lagu anak-anak.
     
"Dalam rangkaian Hari Anak Nasional yang bertema ’Saya Anak Indonesia Sejati, Mandiri dan Kreatif’, diadakan bebagai lomba yang diikuti 100 anak yang tinggal di Hamburg," kata juru bicara KJRI Hamburg Imam Suwongso seperti dilansir Kantor Berita Antara, Jumat (25/7).
     
Pada acara puncak peringatan hari anak itu, Konjen RI Teuku Darmawan berpesan kepada anak Indonesia agar menjadi orang yang sukses di masa depan, rajin belajar, beribadah dan berolahraga, serta berorganisasi. Ia juga mengimbau kepada orangtua untuk memberikan bimbingan dan pengasuhan  kepada anak-anak karena anak milik masa depan yang akan melanjutkan pembangunan.
     
Menurut Teuku Darmawan, peringatan bukan sekadar upacara rutin sebab tujuan utama peringatan ini adalah untuk menggugah kepedulian dan kesadaran bersama betapa pentingnya memerhatikan segala hal yang berkaitan dengan anak.
    
Ia juga menyampaikan pesan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada peringatan HAN, yakni agar "tubuhku sehat, jiwaku kuat, dan siap menjadi pemimpin masa depan". Dikatakannya banyak prestasi yang diraih anak Indonesia seperti medali emas di ajang olimpiade ilmu pengetahuan, penghargaan dari berbagai kegiatan seperti lomba matematika internasional di Hongkong di mana anak Indonesia meraih lima medali emas.
    
Sebelumnya anak Indonesia juga menjuarai olimpiade bidang fisika, kimia, dan bidang pengetahuan lain. "Saya bangga anak Indonesia berhasil dalam cabang olahraga internasional, termasuk penyandang cacat yang memiliki prestasi luar biasa. Ada yang mendapatkan penghargaan di bidang seni dan budaya dan memborong 19 medali," demikian Teuku Darmawan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau