SURABAYA, JUMAT - Hati pasangan Tumijo dan Misinem asal Nganjuk, Jawa Timur gundah. Putera mereka, Agil Ardiawan, menghilang sejak April 2006. Ketika kasus Ryan mencuat, pasangan ini segera "mendaftarkan diri" ke polisi sebagai orang tua yang kehilangan anaknya.
Selanjutnya, pascapenemuan empat jenazah di belakang rumah orangtua Ryan di Jombang Tumijo dan Misinem termasuk dalam daftar keluarga yang menjalani tes DNA. Ada empat keluarga yang datanya diambil tim dokter untuk mencocokkan dengan tiga jenazah.
Entah harus senang atau sedih Tumijo - Misinem. Sedikit lega, karena Agil Ardiawan diragukan sebagai salah satu korban dari empat jenazah itu. Tetap sedih, karena kedua orangtua itu belum mendapat kepastian tentang kabar anaknya.
Satu kerangka jenazah dipastikan berasal dari ras eropa. Sementara, tiga jenazah lainnya telah diyakini sebagai Aril, Vincen dan Guruh. Agil diragukan sebagai salah satu dari tiga jenazah itu karena ia menghilang sejak April 2006 sementara keempat jenazah tersebut, menurut pengakuan Ryan, dibunuh sepanjang tahun 2007 hingga 2008.
"Jadi, ada empat orangtua yang kami cocokkan datanya dengan tiga jenazah yang bukan ras Eropa, sehingga ada satu orangtua yang kami ragukan memiliki anak menjadi korban Ryan," katanya.
Tiga orangtua "korban" lain yang diambil sampel untuk tes DNA adalah keluarga Aril Somba Sitanggang dari Malang, Jatim. Mereka adalah Rizan dan Ganda Harapan Sitanggang.
Untuk keluarga korban Vincensius Yudi Priono dari Wonogiri, Jateng yang diambil sampel DNA adalah Raimina Rusdi.
Sementara itu, keluarga korban Guruh Setio Pramono dari Nganjuk, Jatim yang diambil sampel DNA adalah Sri Sumiyati (ibu), Sulistianto, dan Erik Triadi
Keempat korban itu "dihabisi" Ryan di pekarangan rumah milik orang tuanya di Desa Jatiwates, Kecamatan Tembelang, Kabupaten Jombang, Jawa Timur. Tidak ada tanda-tanda mutilasi pada keempat jenazah. Hasil forensik mendapatkan, semua korban memiliki tanda-tanda kekerasan akibat benda tumpul di kepala.
"Bahkan, ada satu jenazah yang memiliki luka kepala sangat besar. Hal lain yang sudah pasti adalah semua jenazah adalah laki-laki," katanya.