JAKARTA, JUMAT - Wartawan dilarang meliput pernikahan Adinda Bakrie, salah satu keponakan Aburizal Bakrie yang berlangsung di Ballroom Utama Hotel Mulia, Senayan, Jakarta, Jumat (25/7). Pengamanan sangat ketat dan hanya undangan dengan tanda khusus yang diperbolehkan masuk.
Tampak keamanan berlapis dilakukan untuk masuk ke lokasi perhelatan yang rencananya dimulai pukul 19.00 WIB. Selain keamanan hotel, acara tersebut juga diamankan Paspampres (Pasukan Pengamanan Presiden). Sejumlah polisi juga terlihat berjaga-jaga termasuk satu regu tentara dari Kodam Jaya.
Seluruh awak pers yang berniat mengabadikan pernikahan tersebut tidak diperbolehkan masuk. Hampir seluruh pintu masuk menuju ke perhelatan disterilkan. Sekitar 10 wartawan foto dan televisi yang berkumpul di luar Ballrom masih bernegosiasi dengan panitia untuk bisa masuk.
Sementara itu, tamu-tamu undangan mulai berdatangan. Karangan bunga memenuhi pelataran sekitar hotel, terutama di dekat jalan masuk ke Ballroom yang berada di bagian selatan Hotel Mulia.
Pernikahan ini mendapat sorotan publik dan dikabarkan menghabiskan puluhan miliar dan bisa menjadi pesta pernikahan termahal tahun ini. Bahkan, sempat beredar kabar menggunakan jasa florist dan event designer tingkat dunia, Preston Bailey dan menghadirkan Il Divo dan Sting meski dibantah pihak keluarga Bakrie.
Adinda Bakrie adalah anak Indra Bakrie, adik Aburizal Bakrie. Indra adalah pemegang saham PT Lapindo Brantas, perusahaan pertambangan yang terkenal dengan kasus semburan lumpur panas di Sidoarjo, Jawa Timur. Adinda dipersunting Seng-Hoo Ong.(C8-08)
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang