Wartawan Dilarang Meliput Hajatan Bakrie

Kompas.com - 25/07/2008, 18:35 WIB

JAKARTA, JUMAT - Wartawan dilarang meliput pernikahan Adinda Bakrie, salah satu keponakan Aburizal Bakrie yang berlangsung di Ballroom Utama Hotel Mulia, Senayan, Jakarta, Jumat (25/7). Pengamanan sangat ketat dan hanya undangan dengan tanda khusus yang diperbolehkan masuk.

Tampak keamanan berlapis dilakukan untuk masuk ke lokasi perhelatan yang rencananya dimulai pukul 19.00 WIB. Selain keamanan hotel, acara tersebut juga diamankan Paspampres (Pasukan Pengamanan Presiden). Sejumlah polisi juga terlihat berjaga-jaga termasuk satu regu tentara dari Kodam Jaya.

Seluruh awak pers yang berniat mengabadikan pernikahan tersebut tidak diperbolehkan masuk. Hampir seluruh pintu masuk menuju ke perhelatan disterilkan. Sekitar 10 wartawan foto dan televisi yang berkumpul di luar Ballrom masih bernegosiasi dengan panitia untuk bisa masuk.

Sementara itu, tamu-tamu undangan mulai berdatangan. Karangan bunga memenuhi pelataran sekitar hotel, terutama di dekat jalan masuk ke Ballroom yang berada di bagian selatan Hotel Mulia.

Pernikahan ini mendapat sorotan publik dan dikabarkan menghabiskan puluhan miliar dan bisa menjadi pesta pernikahan termahal tahun ini. Bahkan, sempat beredar kabar menggunakan jasa florist dan event designer tingkat dunia, Preston Bailey dan menghadirkan Il Divo dan Sting meski dibantah pihak keluarga Bakrie.

Adinda Bakrie adalah anak Indra Bakrie, adik Aburizal Bakrie. Indra adalah pemegang saham PT Lapindo Brantas, perusahaan pertambangan yang terkenal dengan kasus semburan lumpur panas di Sidoarjo, Jawa Timur. Adinda dipersunting Seng-Hoo Ong.(C8-08)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau