Hindari Jalan Cipete Raya

Kompas.com - 26/07/2008, 10:16 WIB

JAKARTA, SABTU - Festival Budaya Betawi atau Cipete Vaganza 2008 yang digelar selama dua hari (26 hingga 27 Juli) di sepanjang Jalan Cipete Raya, Jakarta Selatan, membuat jalan tersebut ditutup untuk sementara waktu.

Selama digelarnya pagelaran tahunan ini, arus kendaraan yang biasa melintas pada ruas jalan tersebut dialihkan ke ruas jalan lain yang berada di sekitarnya. Pengendara yang biasa melewati Jalan Cipete Raya dari arah Pasar Minggu menuju Pondok Indah ataupun Kebayoran bisa melewati Jalan Abdul Majid, Jalan Asem, atau Jalan Simatupang sebagai jalan alternatif pengganti Jalan Cipete Raya.Untuk melewati jalan-Jalan tersebut, pengendara terlebih dahulu melewati Jalan Pangeran Antasari.

Demikian pula arah sebaliknya. Pasalnya, jalan-jalan tersebut melayani arus kendaraan dua arah.Pascaditutupnya Jalan Cipete Raya, arus kendaraan masih terlihat normal meskipun terjadi kepadatan. Para petugas dari kepolisian dan Dinas Perhubungan terlihat bertugas di pertigaan De Best dan Perempatan Pasar Inpres yang merupakan ujung jalan Cipete Raya untuk mengatur kelancaran arus kendaraan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau