Wali Kota dan Kapolres Kunjungi Kampung Pulo

Kompas.com - 27/07/2008, 19:10 WIB

JAKARTA, MINGGU - Wali Kota Jakarta Timur Murdhani, Kapolres Jakarta Timur Kombes Hasanudin dan beberapa tokoh masyarakat dan tokoh agama mengunjungi warga Kampung Pulo untuk mediasi dengan warga. Mereka datang satu mobil dan mendatangi tokoh masyarakat di Kampung Pulo untuk meredam situasi.

Setelah berbicara dengan tokoh masyarakat sekitar setengah jam di depan asrama putri yang rusak parah karena disinyalir terjadi penyerangan oleh warga sekitar. "Kita akan lakukan mediasi dengan pihak yayasan untuk mengetahui tentang perijinan dari yayasan, kalau tidak sesuai ya akan ditindak baik itu dari yayasan atau warga," ujar Murdhani.

Ia akan mengadakan mediasi dengan pihak yayasan dan menanyakan tentang perizinan serta dugaan pelanggaran etika dari mahasiswa yang dikeluhkan warga sekitar kampus."Saya yakin mediasi akan berjalan asal warga tidak dibohongi, kita harap masyarakat tenang karena penghuni kampus juga saudara sebangsa," kata Murdhani.

Ia berjanji akan memberi keputusan secepatnya atas hasil mediasi tersebut. "Saya minta aktivitas kampus dihentikan dulu dan pihak kampus jangan lakukan kegiatan yang provokatif dan memancing," tuturnya kepada wartawan seusai mediasi dengan warga.

Senada dengan Murdhani, Kombes Hasanudin mengatakan evakuasi mahasiswa kampus Setia akan dilakukan bila ada permintaan dari mereka. "Saat ini kami menurunkan dua kompi setingkat Samapta dari Polda Moteropolitan Jakarta Raya dan dua kompi dari Polres Metropolitan Jakarta Timur," katanya.

Ia menuturkan akan menyelesaikan kelalaian-kelalaian Pemda untuk menuntaskan masalah ini. "Akan kami panggil yayasan di kecamatan untuk menjelaskan masalah perizinan dan etika mahasiswa yang selama ini dikeluhkan warga," ujarnya.

Untuk menjaga suasana tetap kondusif, Hasanudin mengatakan, akan melakukan pengambilan senjata dari kedua belah pihak.Sampai berita ini diturunkan, suasana masih kondusif. Hujan gerimis masih mengguyur di sekitar Kampung Pulo. Kampus Setia terlihat gelap dan tidak menghidupkan satu lampu pun.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau