Menbudbar Emoh Bandingkan Wisata Indonesia dan Malaysia

Kompas.com - 28/07/2008, 15:44 WIB

WONOSOBO, SENIN - Jangan bandingkan industri pariwisata Malaysia dengan industri pariwisata Indonesia. Malaysia anggaran promosi besar dan membolehkan judi, sedangkan Indonesia mengharamkan judi. Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Jero Wacik menegaskan hal itu kepada sejumlah wartawan saat mengunjungi kawasan dataran tinggi Dieng, Wonosobo, Jawa Tengah, Senin (28/7).

"Biaya promosi wisata Indonesia kecil, karena kita masih prioritaskan pendidikan dan kesehatan. Anggaran Depbudpar hanya Rp150 miliar sampai Rp200 miliar," ujarnya. Walau anggaran promosi kecil, lanjutnya, semangat tak boleh lemah tapi harus gede, agar hasilnya optimal.

Di tengah keterbatasan dana promosi, wisata Indonesia menunjukkan peningkatan. Tahun 2007 lalu, turis asing yang berkunjung ke Indonesia mencapai rekor tertinggi, yakni 5,5 juta orang, dari target 6 juta orang. Tahun 2008, menurut Jero Wacik, kedatangan turis asing ditargetkan 7 juta orang.

Per 30 Juni 2008, jumlah turis asing yang telah mengunjungi Indonesia tercatat 3,1 juta orang. Berdasarkan data statistik, selalu pada semester kedua lebih besar dari semester pertama.

"Jadi ada harapan, sekitar 3,5 juta sampai 3,9 juta orang akan datang pada semester kedua, yang hari liburnya lebih banyak. Untuk ini, Departemen Kebudayaan dan Pariwisata akan kerja keras, bahu membahu dan gencar promosi terus menerus," tandas Menteri Jero Wacik.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau