Kenyon: Lampard, Drogba dan Sheva Takkan Pergi!

Kompas.com - 28/07/2008, 18:34 WIB

KUALA LUMPUR, SENIN - Manajer Chelsea, Luiz Felipe Scolari, sesumbar timnya akan memboyong empat trofi pada musim yang akan datang. Pernyataan tersebut langsung ditanggapi dengan serius oleh chief executive The Blues, Peter Kenyon, yang mengatakan bahwa untuk mencapai target tersebut, maka Chelsea takkan menjual pemain-pemain bintangnya.

Kenyon menegaskan, tiga pemain yang selama ini menjadi pembicaraan karena ditengarai akan meninggalkan Stamford Bridge, yakni Frank Lampard, Didier Drogba dan Andriy Shevchenko akan menjadi starter pada musim baru nanti. Artinya, klub-klub yang mengincar tiga pemain tersebut harus segera melupakan impian mereka.

"Chelsea telah menetapkan, kami tak akan menjual pemain-pemain terbaik. Kami tak ingin melakukannya dan tidak membutuhkan itu. Kami selalu mengatakan, apapun yang terjadi Frank takkan pergi. Dia masih punya kontrak satu tahun lagi dan kami berharap dia tetap memakai kostum Chelsea pada musim mendatang," ungkap Kenyon, Senin (28/7).

"Begitu pun Drogba yang masih punya kontrak dua tahun. Memang, ada banyak berita tentang pemain ini. Tetapi hanya satu alasan mengapa dia tak di sini (ikut tur ke Asia,red), yakni karena cedera. Kami ingin dia bisa menjalani proses penyembuhan dengan sempurna sehingga kondisinya fit 100 persen pada musim baru," tegas Kenyon.

Tentang Shevchenko yang sejak dibeli dari AC Milan pada tahun 2006 belum menunjukkan performa bagus, Kenyon membantah semua anggapan yang terjadi selama ini. Menurutnya, striker asal Ukraina tersebut tetap memberikan kontribusi sehingga dia juga akan masuk di dalam daftar 23 pemain The Blues untuk musim depan.

Usaha Chelsea untuk "melindungi" para pemainnya tersebut terlihat jelas. Lampard dan Drogba akan disodori kontrak baru yang diharapkan bisa membuat dua pemain itu betah di Stamford Bridge.

Bahkan, Lampard yang menjadi incaran utama Inter Milan, bisa memecahkan rekor sebagai pemain dengan gaji terbesar di Premier League. Pasalnya, di dalam draft kontrak baru berdurasi lima tahun dengan nilai 39 juta poundsterling (sekitar Rp 704,904 miliar), gelandang berusia 30 tahun itu akan mendapat bayaran 150 ribu poundsterling (sekitar Rp 2,711 miliar) per minggu.

Sementara itu, Chelsea siap membuka pintu negosiasi dengan Drogba yang sempat mengatakan bahwa dia akan meninggalkan Chelsea untuk bergabung dengan bekas manajernya, Jose Mourinho. "Agenku akan ikut pertemuan di London untuk membicarakan kontrakku," ungkap Drogba yang kini jadi incaran Milan dan Barcelona itu kepada Daily Mirror pada akhir pekan lalu.

Bagaimana dengan Shevchenko? Striker dengan sapaan Sheva itu tetap masuk di dalam rencana Scolari untuk musim baru. Karenanya, mantan striker Dinamo Kiev itu hampir pasti tetap di Stamford Bridge.

Saat ini Chelsea sedang berada di Kuala Lumpur untuk persiapan melakoni pertandingan pra-musim melawan Malaysian Select XI. Dalam kesempatan itu, Kenyon juga menegaskan kembali bahwa meskipun telah menggaet Jose Bosingwa dan Deco pada bursa transfer musim panas ini, Chelsea tetap memburu pemain Real Madrid, Robinho, demi mewujudkan impian mereka menjadi raksasa Inggris dan Eropa.

Bersama Scolari, Chelsea telah menunjukkan penampilan yang sangat impresif. Buktinya, pekan lalu mereka meraih kemenangan meyakinkan di dalam dua laga pra-musim, yakni menaklukkan Guangzhou Pharmaceutical 4-0 dan membantai Chengdu Blades 7-0.

Hari Selasa (29/7) nanti, The Blues melawan Malaysian XI di Kuala Lumpur dan setelah itu, mereka akan melanjutkan perjalanan ke Moscow untuk ikut Railways Cup. Ini akan menjadi persiapan terakhir sebelum tampil di Premier League. (AP/LOU)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau