Surat Suara Pilkada Lampung Sudah Tercetak Dua Juta Lembar

Kompas.com - 28/07/2008, 22:17 WIB

BANDAR LAMPUNG, SENIN-Komisi Pemilihan Umum Daerah Lampung memastikan, dua juta lembar surat suara sudah tercetak sejak pencetakan hari pertama Kamis (24/7). Selain surat suara KPUD Lampung juga tengah menyelesaikan kebutuhan logistik supaya siap didistribusikan pada 8 Agustus 2008.

Ketua KPUD Lampung Ch Gultom, Senin (28/7) mengatakan, KPUD Lampung menyetujui pencetakan surat suara pada Kamis (24/7). CV Sumber Prima selaku pencetak surat suara memastikan mampu mencetak surat suara sebanyak 500.000 lembar per hari. Sehingga selama empat hari cetak, sebanyak dua juta lembar surat suara sudah tercetak.

Sesuai jadwal perencanaan pengadaan dan distribusi kartu pemilih, surat suara, formulir model C, dan berbagai perlengkapan lainnya, KPUD Lampung menjadwalkan selesai mencetak surat suara pada 4 Agustus 2008. Pada 8 Agustus 2008 surat suara beserta logistik lainnya siap didistribusikan ke KPUD kabupaten/kota.

Sekretaris KPUD Lampung Fahrizal mengatakan, khusus untuk plat surat suara bagi pemilih tuna netra, KPUD Lampung bekerja sama dengan Persatuan Tuna Netra Indonesia (Pertuni) Lampung. Pertuni Lampung bersedia mencetak 300 pla t surat suara untuk membantu pemilih tuna netra di Lampung. Pertuni juga yang akan mendistribusikan plat tersebut ke wilayah-wilayah yang diperkirakan banyak terdapat pemilih tuna netra, ujar Fahrizal.

Selain upaya menyelesaikan pencetakan surat suara, KPUD Lampung sudah menyelesaikan kebutuhan tinta. KPUD Lampung menghitung, satu TPS membutuhkan dua botol tinta. Di Lampung terdapat 13.301 tempat pemungutan suara (TPS) dan ditambah dengan cadangan 2,5 persen, KPUD Lampung setidaknya harus menyiapkan 24.899 botol tinta.

Kebutuhan sebanyak itu dipakai untuk memenuhi kebutuhan di 10 kabupaten/kota di Lampung, tanpa Kabupaten Lampung Utara. Khusus di Kabupaten Lampung Utara, kebutuhan tinta sebanyak 2.312 botol untuk pelaksanaan pemungutan suara saat Pilgub menggunakan logistik pemilihan Bupati Lampung Utara yang kebetulan bersamaan waktunya dengan pemilihan gubernur pada 3 September 2008.

Untuk formulir C dan D, saat ini KPUD Lampung juga tengah menyelesaikan pencetakannya. Sedangkan untuk peralatan alat tulis di TPS, KPUD Lampung meminta setiap KPUD kabupaten/kota menyiapkan kebutuhan tersebut.

Menurut Gultom, seluruh logistik tersebut akan disimpan menjadi satu dalam satu kotak suara. "Setiap kabupaten/kota akan menerima kotak suara sesuai jumlah TPS di wilayah masing-masing," ujarnya. (HLN)   

 

 

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau