SINGAPURA, SENIN - Ronaldinho is back. Pemain dengan skill luar biasa yang mampu menghipnotis para penonton tersebut kembali menunjukkan kehebatannya ketika membawa Brasil meraih kemenangan atas Singapura pada pertandingan pemanasan jelang Olimpiade Beijing bulan Agustus mendatang.
Pada laga yang berlangsung di National Stadium, Senin (28/7), di mana Brasil menang 3-0, Ronaldinho menjadi inspirator. Dia tak hanya menyumbang satu gol, tetapi mantan gelandang Barcelona yang mulai musim depan berkostum AC Milan itu juga memberikan sebuah assist menawan dengan tumitnya untuk memberikan kontribusi terciptanya gol pertama Brasil yang dihasilkan Diego.
Brasil yang menjadi favorit di Olimpiade, mendominasi jalannya pertandingan. Meskipun demikian, tim besutan Carlos Dunga itu baru bisa mencetak gol pada menit ke-20, ketika aksi Ronaldinho membuat bingung barisan pertahanan tuan rumah.
Dengan tumitnya, Ronaldinho memberikan umpan kepada Diego yang berdiri di dalam kotak penalti. Tanpa kesulitan, gelandang Werder Bremen tersebut memperdaya penjaga gawang Singapura untuk mengubah skor menjadi 1-0.
Tak perlu waktu yang lama bagi Selecao untuk menambah gol. Tujuh menit berselang, Ronaldinho yang pada pertandingan tersebut bermain selama 90 menit menggandakan keunggulan timnya, ketika menyelesaikan umpan Diego yang men-chip bola melewati barisan pertahanan Singapura. Skor 2-0 bertahan sampai jeda.
Usai turun minum, Singapura berusaha bangkit untuk mencetak gol balasan. Tetapi, gawang tim negara berlambang singa itu justru kebobolan lagi pada menit ke-84 lewat sundulan pemain pengganti, Jo.
Menjelang pertandingan usai, Brasil harus bermain dengan 10 orang. Bek Alex Silva diganjar kartu merah karena melakukan pelanggaran keras terhadap pemain Singapura. Meskipun demikian, Selecao mampu mempertahankan keunggulannya sehingga skor akhir tetap 3-0.
Dari Singapura, Brasil akan terbang ke Vietnam. Masih di dalam rangkaian pertandingan jelang Olimpiade, mereka akan melawan tuan rumah di Hanoi pada 1 Agustus mendatang.
Brasil yang diperkuat sejumlah pemain bintang memang menjadi favorit untuk menjuarai pesta olahraga terbesar di dunia tersebut. Namun, mereka bakal mendapat saingat ketat dari rival-rival lainnya seperti Argentina yang berstatus juara bertahan, serta Italia dan Belanda. (GL/LOU)
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang