Penyakit Malaria Toure Kambuh

Kompas.com - 31/07/2008, 02:18 WIB

LONDON, KAMIS - Di saat Arsenal sedang melakukan pertandingan pemanasan di Austria, defender Kolo Toure jatuh sakit. Penyakit malaria yang bersarang di tubuhnya kambuh lagi. Namun, kondisinya tak terlalu parah dan pelatih Arsene Wenger berharap pemain asal Pantai Gading itu siap tampil di awal kompetisi Premier League yang akan dimulai tiga pekan lagi.

Untungnya, demam yang dirasakan Toure hanya berlangsung selama dua hari. Bahkan, Rabu (30/7) dia mulai ikut berlatih. Hanya saja, masih ada ancaman penyakit itu akan kambuh kembali.

Meseki begitu, Arsene Wenger optimistis Toure akan segera sehat dan menemukan permainan terbaiknya lagi. Dia juga optimistis Toure bisa bermain di pertandingan pertama Arsenal di Premier League lawan West Bromwich Albion, 16 Agustus nanti.

"Toure hanya menderita sedikit demam akibat malaria. Dia sembuh dengan cepat. Dalam dua hari saja, dia sudah sehat kembali. Sekarang dia sudah mulai berlatih lagi. Tapi, tetap saja butuh waktu dua minggu buatnya untuk bermain kembali," jelas Wenger di situs Arsenal.

Setelah bertanding di Asutria, Arsenal menghadapi Stuttgart di Jerman. Arsenal juga akan melakukan pertandingan lawan Juventus dan Real Madrid di Stadion Emirates, Sabtu (2/8) dan Minggu (3/8). (AP)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau