JERUSALEM, RABU - Perdana Menteri Israel Ehud Olmert menyatakan rencana pengunduran dirinya dalam dua bulan ke depan. Ia memastikan tidak akan ikut bersaing dalam pemilihan ketua Partai Kadima dan akan mengundurkan diri secepatnya begitu pemimpin baru partai terpilih.
Olmert didesak mundur karena terseret tuduhan korupsi. Ia dituduh menerima bantuan dana kampanye tidak sah tahun 2006 dari pengusaha AS, Morris Talansky. Dana tersebut diperkirakan telah dibelanjakan untuk membeli barang-barang mewah milik pribadi. Meski menolak segala tuduhan tersebut, Olmert mengaku konsisten untuk mundur karena tuduhan tersebut, selain untuk memberi ketenangan terhadap keluarganya.
Olmert memulai kariernya di politik Israel sejak duduk menjadi Wali Kota Jerusalem tahun 1993. Pada 2006, Olmert diangkat menjadi Perdana Menteri Israel menggantikan Ariel Sharon yang terkena serangan stroke.
"Saya telah memutuskan, saya tidak akan mencalonkan diri lagi dalam pemilihan ketua Kadima, dan saya juga tidak berniat campur tangan dalam pemilihan itu," kata Olmert dalam pernyataan di kediaman resminya di Jerusalem. Partai Kadima akan mengadakan pemilihan ketua pada 17 September.
Calon utama yang akan menggantikan Olmert sebagai ketua partai dan perdana menteri adalah Menteri Luar Negeri Tzipi Livni. Selain itu, Menteri Perhubungan Shaul Mofaz juga berusaha mendapatkan jabatan itu.
Hingga Rabu malam, belum diketahui bagaimana pengunduran diri Olmert akan memengaruhi proses perdamaian Israel dengan Palestina. Di Washington, AS menyatakan siap bekerja sama dengan pemimpin baru Israel yang terpilih, seperti dilaporkan AFP. Pernyataan itu disampaikan Pemerintah AS menanggapi keputusan Olmert untuk mengundurkan diri pada September.
"Kami akan bekerja sama dengan semua pemimpin Israel yang bertanggung jawab dalam pemerintah, apakah pemerintah ini atau pemerintah yang akan datang," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri AS, Sean McCormack.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang