Ehud Olmert Nyatakan Pengunduran Diri

Kompas.com - 31/07/2008, 03:56 WIB

JERUSALEM, RABU - Perdana Menteri Israel Ehud Olmert menyatakan rencana pengunduran dirinya dalam dua bulan ke depan. Ia memastikan tidak akan ikut bersaing dalam pemilihan ketua Partai Kadima dan akan mengundurkan diri secepatnya begitu pemimpin baru partai terpilih.

Olmert didesak mundur karena terseret tuduhan korupsi. Ia dituduh menerima bantuan dana kampanye tidak sah tahun 2006 dari pengusaha AS, Morris Talansky. Dana tersebut diperkirakan telah dibelanjakan untuk membeli barang-barang mewah milik pribadi. Meski menolak segala tuduhan tersebut, Olmert mengaku konsisten untuk mundur karena tuduhan tersebut, selain untuk memberi ketenangan terhadap keluarganya.

Olmert memulai kariernya di politik Israel sejak duduk menjadi Wali Kota Jerusalem tahun 1993. Pada 2006, Olmert diangkat menjadi Perdana Menteri Israel menggantikan Ariel Sharon yang terkena serangan stroke.

"Saya telah memutuskan, saya tidak akan mencalonkan diri lagi dalam pemilihan ketua Kadima, dan saya juga tidak berniat campur tangan dalam pemilihan itu," kata Olmert dalam pernyataan di kediaman resminya di Jerusalem. Partai Kadima akan mengadakan pemilihan ketua pada 17 September.

Calon utama yang akan menggantikan Olmert sebagai ketua partai dan perdana menteri adalah Menteri Luar Negeri Tzipi Livni. Selain itu, Menteri Perhubungan Shaul Mofaz juga berusaha mendapatkan jabatan itu.

Hingga Rabu malam, belum diketahui bagaimana pengunduran diri Olmert akan memengaruhi proses perdamaian Israel dengan Palestina. Di Washington, AS menyatakan siap bekerja sama dengan pemimpin baru Israel yang terpilih, seperti dilaporkan AFP. Pernyataan itu disampaikan Pemerintah AS menanggapi keputusan Olmert untuk mengundurkan diri pada September.

"Kami akan bekerja sama dengan semua pemimpin Israel yang bertanggung jawab dalam pemerintah, apakah pemerintah ini atau pemerintah yang akan datang," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri AS, Sean McCormack.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau