Pertarungan di Bawah Mistar Milan Memanas

Kompas.com - 31/07/2008, 05:45 WIB

MILAN, KAMIS - Perebutan posisi kiper nomor satu di tim AC Milan di musim ini bakal memanas. Untuk pertama kalinya, Milan memiliki tiga kiper yang berkualitas. Bahkan, pelatih Carlo Ancelotti sendiri mengakui, dia akan kesulitan untuk menentukan siapa yang bakal mengenakan nomor punggung 1 alias kiper utama I Rossoneri.

Kebingungan itu terjadi setelah Milan menjuarai Trofeo TIM di Turin, Rabu (30/7) dini hari. Dua kiper yang diturunkan, Zeljko Kalac dan Christian Abbiati, sama-sama tampil memuaskan. Bahkan, Abbiati menjadi pahlawan kemenangan Milan, kala mengalahkan Inter Milan dalam adu penalti.

Sementara itu kiper lainnya, Dida, juga tak bisa disepelekan. Dia memang terus dispekulasi akan meninggalkan Milan. Tapi, sampai kini dia masih menjadi bagian dari I Diavolo Rosso. Dan, kiper sekelas dia tak bisa disepelekan, apalagi Dida sudah kenyang pengalaman.

"Tentang kiper, saya kira Milan tak memiliki masalah. Aku tak pernah menyaksikan ada satu klub yang punya tiga kiper dengan kualitas yang seimbang," kata Zeljko Kalac yang musim lalu sering dijadikan kiper inti.

"Dida maupun Abbiati sama-sama pemain dan pribadi yang baik. Sangat menyenangkan bersama mereka dalam latihan, karena ini membantuku memperbaiki kualitas," tambah Kalac.

Di turnamen segitiga Trofeo Tim, Kalac dimainkan saat melawan Juventus. Sedangkan Abbiati diturunkan kala melawan Inter Milan. Lawan Juventus skornya 2-2 dan diakhiri adu penalti. Kalac menjadi salah satu kunci kemenangan di adu penalti. Sedangkan Abbiati menjadi kunci kesuksesan adu penalti lawan Inter, setelah pertandingan berkesudahan 0-0.

"Trofeo TIM adalah ujian dan secara personal, aku merasa meraih hasil positif. Kami semua puas dengan apa yang terjadi. Ini baru awal dari persiapan menghadapi musim kompetisi baru. Kami harus terus bekerja keras bulan ini, agar kami mampu mengawali kompetisi dengan hasil terbaik," jelas kiper asal Australia itu.

Tentu saja, persiapan itu akan melibatkan persaingan ketat di bawah mistar. Antara Kalac, Dida, dan Abbiati harus bekerja lebih keras agar Carlo Ancelotti memilih salah satu di antara mereka sebagai kiper utama. (GL)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau