JAKARTA,KAMIS - Setelah berbulan-bulan naik terus, Pertamina akhirnya menurunkan harga bahan bakar khusus (BBK), yang terdiri dari pertamax, pertamax plus, pertamax dex dan bio pertamax, mulai Jumat (1/8) pukul 00.00 WIB.
Penurunan berkisar dari Rp 500 hingga Rp 950 sesuai Surat Keputusan Direktur Pemasaran dan Niaga No. Kpts - 129/F00000/2008-S0 tanggal 31 Juli 2008.
Untuk wilayah unit pemasaran (UP) I (Medan), harga Pertamax turun dari Rp 10.900 per liter, menjadi dari Rp 9.950 per liter, sedangkan Pertamax Plus turun Rp 11.000 jadi Rp 10.250. Sedangkan Wilayah UP II (Palembang) harga Pertamax turun dari Rp 10.900 menjadi Rp 10.200.
Kemudian di wilayah UP III (DKI Jakarta, Banten, dan Jabar) harga Pertamax dari Rp 10.600 menjadi Rp 9.850. Pertamax Plus turun dari Rp 10.750 menjadi Rp 10.100. Pertamina Dex dari Rp 13.500 per liter menjadi Rp 12.900, dan Biopertamax dari Rp 10.600 menjadi Rp 9.850 per liter .
Sementara di wilayah UP IV & V (Semarang & Surabaya), Pertamax dari Rp 10.750 menjadi Rp 10.000. Pertamax Plus dari Rp 11.000 menjadi Rp 10.300. Di Surabaya Pertamina Dex turun dari Rp 13.500 menjadi Rp 12.900, dan Biopertamax Rp 10.750 menjadi naik dari Rp 10.000 per liter.
Di wilayah UP VI (Balikpapan) Pertamax turun Rp 10.700 menjadi dari Rp 10.000. Pertamax Plus dari Rp 11.000 menjadi Rp 10.300. Serta di wilayah UP VII (Makassar), Pertamax turun Rp 11.000 menjadi dari Rp 10.250.
Di Bali Pertamax turun dari Rp 10.800 menjadi Rp 10.150 per liter dan Biopertamax dari Rp 10.800 menjadi Rp 10.150. Di Palu Pertamax turun dari Rp 12.000 menjadi Rp 11.250 per liter dan Di Bangka dari Rp 12.000 menjadi Rp 11.300 per liter. Di Batam Pertamax Plus turun dari Rp 10.000 menjadi Rp 9.500 per liter.
Sementara itu, di SPBU bersaing, Pertamax turun dari Rp 10.550 menjadi Rp 9.800 per liter, dan Pertamax Plus Rp 10.700 menjadi dari RP 10.050.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang