Ratna Listy Pasang Susuk

Kompas.com - 01/08/2008, 05:57 WIB

DUA bilah susuk sepanjang dua ruas jari telunjuk, melesak masuk ke bawah kulit lengan kiri Ratna Listy (35). Tapi ternyata erangan itu hanya erangan ketakutan Ratna sendiri, saat melihat dr Agung Suhadi SpOG memasukkan implant atau susuk KB ke lengannya. "Saya kira sakit, ternyata tidak," ucap Bintang Radio dan Televisi se-Jawa Timur tahun 1989 ini.

Belakangan, Ratna yang pernah merilis tiga album ini, lebih dikenal sebagai pembawa acara Bedah Rumah pada salah satu stasiun televisi swasta. Padahal sudah semalam, kata ibu dari Swara Reiki January (5) dan Swara Keisyah Alma Nova (3) ini, dia mempersiapkan dirinya dengan banyak-banyak berdoa agar pemasangan susuk KB di lengannya dapat berjalan lancar. "Ternyata tetap saja deg-degan, padahal sudah berdoa baca Al-Fatihah semalaman," katanya. Apalagi pemasangan susuk itu dilakukan di Rumah Sakit Umum Daerah Setjonegoro, Kabupaten Wonosobo, pada Kamis (31/7), tanpa dilengkapi fasilitas khusus apa pun.

Ratna tetap dilayani selayaknya pasien umum di rumah sakit itu yang didominasi oleh para petani. Namun sebagai duta Keluarga Berencana dalam Kebangkitan KB yang dideklarasikan oleh Kepala BKKBN di Wonosobo, istri Swastiarso Herry Putranto ini mengatakan, dirinya sama sekali tak merasa takut. Malah dengan cara seperti ini, katanya, dirinya berusaha agar masyarakat mau kembali mengikuti KB.

"Selama saya menjadi pembawa acara bedah rumah, ternyata banyak diantara mereka yang anaknya lima sampai delapan orang. Anak yang bisa sekolah paling hanya dua orang. Ini kan cukup memprihatinkan," katanya. Terus, kalau pasang kontrasepsi nggak takut gemuk Mbak Ratna? "Enggak dong. Sekarang saja saya sudah tiga tahun KB pakai pil, dan efeknya malah kulit saya tambah mulus," ujarnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau