DUA bilah susuk sepanjang dua ruas jari telunjuk, melesak masuk ke bawah kulit lengan kiri Ratna Listy (35). Tapi ternyata erangan itu hanya erangan ketakutan Ratna sendiri, saat melihat dr Agung Suhadi SpOG memasukkan implant atau susuk KB ke lengannya. "Saya kira sakit, ternyata tidak," ucap Bintang Radio dan Televisi se-Jawa Timur tahun 1989 ini.
Belakangan, Ratna yang pernah merilis tiga album ini, lebih dikenal sebagai pembawa acara Bedah Rumah pada salah satu stasiun televisi swasta. Padahal sudah semalam, kata ibu dari Swara Reiki January (5) dan Swara Keisyah Alma Nova (3) ini, dia mempersiapkan dirinya dengan banyak-banyak berdoa agar pemasangan susuk KB di lengannya dapat berjalan lancar. "Ternyata tetap saja deg-degan, padahal sudah berdoa baca Al-Fatihah semalaman," katanya. Apalagi pemasangan susuk itu dilakukan di Rumah Sakit Umum Daerah Setjonegoro, Kabupaten Wonosobo, pada Kamis (31/7), tanpa dilengkapi fasilitas khusus apa pun.
Ratna tetap dilayani selayaknya pasien umum di rumah sakit itu yang didominasi oleh para petani. Namun sebagai duta Keluarga Berencana dalam Kebangkitan KB yang dideklarasikan oleh Kepala BKKBN di Wonosobo, istri Swastiarso Herry Putranto ini mengatakan, dirinya sama sekali tak merasa takut. Malah dengan cara seperti ini, katanya, dirinya berusaha agar masyarakat mau kembali mengikuti KB.
"Selama saya menjadi pembawa acara bedah rumah, ternyata banyak diantara mereka yang anaknya lima sampai delapan orang. Anak yang bisa sekolah paling hanya dua orang. Ini kan cukup memprihatinkan," katanya. Terus, kalau pasang kontrasepsi nggak takut gemuk Mbak Ratna? "Enggak dong. Sekarang saja saya sudah tiga tahun KB pakai pil, dan efeknya malah kulit saya tambah mulus," ujarnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang