JAKARTA,JUMAT - Perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia atau BEI, masih berkubang di zona merah. Rontoknya saham-saham sektor pertambangan dan sektor perkebunan menekan indeks. Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG sesi Jumat (1/8) pagi, ditutup merosot 38,608 poin atau 1,68 persen menjadi 2.265,900. Sedangkan rupiah justru mantap di Rp 9.078 per dollar AS.
Sementara indeks Kompas100 berkurang 10,302 poin (1,82 persen) ke level 554,923. Kemudian indeks LQ45 berkurang 9,247 poin (1,92 persen) pada 472,057. Serta Jakarta Islamic Index (JII) menyusut 9,308 poin (2,40 persen) menjadi 378,498.
Perdagangan sesi pagi berada didominasi 126 saham melemah dibanding hanya 30 saham naik dan 44 saham stagnan. Volume perdagangan sesi ini mencapai 933,9 juta saham dengan nilai Rp 2,187 triliun dari 27.377 kali transaksi. Saham semua sektor terdampar di zona negatif dengan dipimpin saham-saham sektor pertambangan dan sektor perkebunan.
Saham-saham yang terdampar di top lossers antara lain Bumi Resources (BUMI) turun Rp 550 ke Rp 6.200, Astra Agro Lestari (AALI) turun Rp 450 ke Rp 21.450. Perusahaan Gas Negara (PGAS) turun Rp 300 ke Rp 11.900. Serta Astra International (ASII) turun Rp 150 menjadi Rp 22.400.
Sedangkan saham-saham yang bertahan di top gainers antara lain Samudera Indonesia (SMDR) naik Rp 400 ke Rp 5.500. Timah (TINS) naik Rp 300 ke Rp 32.250. Astra Otoparts (AUTO) naik Rp 200 ke Rp 4.700. Serta Indo Tambagraya Megah (ITMG) naik Rp 100 ke Rp 29.400.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang