Laporan wartawan Kompas.com Inggried Dwi Wedhaswary
JAKARTA, SABTU - Mantan pejabat Departemen Keuangan (Depkeu) Hamonangan Hutabarat (70) beserta istri, Marinta boru Simatupang (67), dan pembantunya, Santi (22), adalah korban pembunuhan yang dilakukan tersangka Nendi Suhendi (25), Sabtu (2/8) dini hari.
Pembunuhan dilakukan di kediaman korban di Jalan Tegal 15 RT 10 RW 07, Menteng, Jakarta Pusat. Diduga, Nendi hendak melakukan perampokan, tapi karena aksinya diketahui, dia kalap dan langsung membunuh ketiga korban.Nendi Suhendi adalah anggota Perlindungan Masyarakat (hansip) Kelurahan Menteng, Jakarta Pusat,
Hamonangan adalah mantan pejabat Eselon I Departemen Keuangan. Hamonangan tewas dengan 7 luka tusukan, Marinta dengan 6 tusukan, dan Santi tewas dengan 4 luka tusukan. Motif pembunuhan diduga karena pelaku akan melakukan perampokan. Menurut kesaksian warga, Rudi, ketiga korban ditemukan tergeletak di halaman rumah.
Kondisi rumah dalam keadaan berantakan dan banyak ditemukan bercak darah. "Sekitar jam 4 pagi kedengaran seperti orang berkelahi, ada ribut-ribut. Terus dicek, Maya, pembantunya, udah di depan pintu pagar," kata Rudi. Mayat Santi telah bergeser ke halaman saat warga kembali ke TKP.
Saat berita ini diturunkan, kepolisian dari Tim Identifikasi Polres Jakarta Pusat telah selesai melakukan olah TKP. "Semuanya sudah di Polres Jakarta Pusat," ujar seorang petugas polisi yang melakukan pengamanan, Solihin.
Hingga siang ini, ketiga korban telah dibawa ke RS Cipto Mangunkusumo untuk diotopsi. Di rumah duka, sejumlah rekan korban dari Gereja HKBP Menteng Lama berdatangan untuk menunggu kedatangan jenazah. (ING)
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang