RUPIAH,RABU - Rupiah Rabu (6/8) pagi, menguat ke posisi Rp 9.060 per dollar AS, karena sentimen positif dari kenaikan BI Rate sebesar 25 basis poin menjadi 9,00 persen masih berlanjut.
Direktur Utama PT Finance Corpindo, Edwin Sinaga di Jakarta mengatakan, pasar masih positif terhadap pergerakan rupiah sehingga mata uang itu terus menguat mendekati angka Rp 9.050 per dolar AS. "Kami optimis rupiah akan dapat mencapai angka Rp 9.050 per dollar AS dan terus menguat hingga mendekati level Rp 9.000 per dollar AS," katanya.
Kenaikan BI Rate sebesar 25 basis poin juga akan memicu portofolio investasi asing di dalam negeri semakin besar, mereka akan aktif menempatkan dananya di Surat Utang Negara (SUN) dan obligasi pemerintah. "Faktor ini akan mendorong pelaku lokal juga aktif membeli rupiah, karena itu peluang mata uang Indonesia terus menguat menuju angka Rp 9.000 per dollar AS sangat besar," katanya.
Indonesia, lanjut dia, tetap merupakan pasar potensial bagi pengusaha asing, karena memberikan gain yang besar dibanding pasar Asia lainnya. "Kondisi ini juga didukung dengan masuknya dana pengusaha lokal yang parkir di luar negeri berkaitan dengan kepentingan mereka menjelang pemilihan umum (Pemilu) nanti," ucapnya.
Ia mengatakan, makin membaiknya rupiah itu juga menunjukkan kepercayaan investor asing terhadap pertumbuhan ekonomi nasional, meski ada kekhawatiran atas pertumbuhan ekonomi pada kuartal kedua 2008. "Selain itu adanya keseriusan pemerintah terhadap pertumbuhan ekonomi dengan meminta semua mitra usaha untuk aktif dalam mendorong pertumbuhan ekonomi," katanya.
Rupiah pada sore nanti diperkirakan akan kembali menguat hingga mencapai angka Rp 9.050 per dollar AS, karena sentimen positif masih cukup besar. "Apabila pada sore nanti rupiah menembus angka Rp 9.050 per dollar AS, maka dalam beberapa hari kedepan mata uang lokal itu diperkirakan akan mencapai Rp 9.000 per dollar AS," demikian Edwin Sinaga.