Harga Properti di Jakbar Akan Melonjak

Kompas.com - 06/08/2008, 12:39 WIB

JAKARTA, RABU - Harga properti di kawasan Jakarta Barat diperkirakan akan melonjak hingga capaian maksimal Rp 10 juta hingga Rp 15  juta per meter persegi dalam lima tahun mendatang. Saat ini harga properti di kawasan tersebut berada dikisaran Rp 8 juta hingga Rp 10 juta per meter persegi.

Hal ini diungkapkan oleh Direktur Utama Informasi Properti, Broker Properti Jakarta Barat Sudewo dalam acara media briefing tentang harga kawasan di Jakarta, Rabu (6/8).

Kenaikan harga properti, menurut Sudewo, dipengaruhi oleh investasi besar-besaran di Jakarta Barat, seperti the St Moritz dan Lippo Karawaci. Kedua developer ini melakukan pengembangan dengan konsep global city.

"Perolehan pendapatan informasi properti naik menjadi Rp 10 miliar pada bulan Juli dari bulan sebelumnya yang hanya Rp 5 miliar," kata Sudewo.  "Padahal, saat ini tingkat suku bunga dan harga jual naik, namun harga beli masyarakat terus meningkat," sambungnya.

Sementara itu, Direktur Capital Market Property Jones Lang Lasalle Vivin Harsanto mengatakan, faktor-faktor yang mempengaruhi harga properti kawasan yakni, lokasi, aksesibilitas, kedekatan dengan fasilitas publik, luas lahan dan status kepemilikan.

Untuk Jakarta Barat, kata Vivin, kawasan sekitar pusat bisnis merupakan kawasan dengan nilai paling tinggi, saat ini berkisar antara Rp 10-15 juta per meter persegi. Harga itu akan bertambah mahal terlebih proyek Jakarta Outer Ring Road akan selesai dalam waktu dekat ini.

Saat ini, realisasi pertumbuhan pembangunan mencapai 65 persen, meningkat dibanding tahun 2006 yang hanya 58,33 persen, dan tahun 2005, 55, 66 persen.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau