Gubernur Gorontalo Fadel Mohammad Mengundurkan Diri

Kompas.com - 07/08/2008, 12:13 WIB

JAKARTA, KAMIS - Fadel Mohammad menyatakan niatnya untuk mundur sebagai Gubernur Gorontalo. Dalam perbincangan khusus dengan Persda Network, Kamis (7/8), Fadel mengaku ingin bekerja secara nasional sehingga dirinya berniat mundur dan memilih menjadi calon wakil rakyat dari Partai Golkar untuk daerah pemilihan Provinsi Gorontalo.

Keinginannya untuk melepas jabatannya sebagai Gubernur Gorontalo, diakui Fadel, juga sudah mendapat restu serta izin dari Ketua Umum DPP Partai Golkar Jusuf Kalla. Alasan lain atas keinginannya ini, kata Fadel lagi, untuk memberi kesempatan kepada putra daerah Gorontalo sebagai pemimpin dan membangun bagi daerahnya sendiri.
 
"Saya ingin memberikan kesempatan seluas-luasnya bagi penerus atau putra daerah Gorontalo yang ingin membangun daerahnya. Saya merasa harus memberi kesempatan bagi yang lebih muda lagi memimpin Gorontalo," kata Fadel.
 
Fadel menjelaskan, tekadnya mundur sebagai Gubernur Gorontalo sudah bulat. Apalagi, Fadel kembali menegaskan, Jusuf Kalla selaku Ketua Umum DPP Golkar juga sudah memberi izin baginya untuk menjadi calon wakil rakyat.
 
"Saya ingin berbuat bagi bangsa ini secara total. Berbuat secara nasional lagi untuk seluruh rakyat Indonesia. Pilihannya adalah menjadi wakil rakyat. Paling tidak, otonomi daerah yang sekarang ini bisa berjalan dengan baik," urainya.
 
Saat ditanya kapan akan mengumumkan pengunduran dirinya, Fadel mengaku dalam waktu yang tidak lama lagi. "Yang jelas, niat (mundur) saya ini akan diwujudkan sesuai dengan mekanisme serta peraturan yang ada," katanya.
 
Dari informasi yang berhasil dihimpun Persda Network, untuk daerah pemilihan Provinsi Gorontalo, beberapa figur akan maju sebagai calon anggota legislatif. Selain Fadel Muhammad yang akan maju dari Partai Golkar, juga ada nama Truly Habibie.

Fadel Muhammad dan Truly Habibie akan bertarung untuk bisa merebut hati rakyat dalam Pemilu 2009 nanti. Termasuk, Uga Wiranto, istri Ketua Umum Partai Hanura Wiranto, yang sedianya juga akan maju sebagai calon wakil rakyat. (Persda Network/Rachmat Hidayat)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau