Depkeu Inventarisasi Aset di Luar Negeri

Kompas.com - 07/08/2008, 13:33 WIB

JAKARTA, KAMIS - Direktorat Jendral Kekayaan Negara Departemen Keuangan (DJKN) bekerja sama dengan Departemen Luar Negeri melakukan inventarisasi dan penilaian barang milik negara (BMN) di luar negeri.
   
Direktur Hukum dan Informasi DJKN, B Bambang S. Marsoem dalam  keterangannya di Jakarta, Kamis (7/8), menyebutkan, BMN di luar negeri yang telah dilakukan inventarisasi dan penilaian adalah di beberapa Kedutaan Besar RI (KBRI). "KBRI dimaksud adalah di Tokyo, Seoul, dan Sidney. Inventarisasi dan penilaian telah dilakukan pada tanggal 28 Juni 2008 hingga 10 Juli 2008," kata Bambang.
   
Di KBRI Tokyo, telah diinventarisasi 19 kendaraan bermotor dengan nilai Rp1,79 miliar. Di Seoul telah diinventarisasi gedung KBRI, rumah atase pertahanan, dan sepuluh  unit kendaraan bermotor dengan nilai Rp648,34 miliar.
   
Sedangkan di Sidney, telah diinventarisasi gedung konsulat jendral RI, rumah dinas konsulat jendral, dan enam unit kendaraan bermotor dengan total nilai Rp125,82 miliar. "Selanjutnya, direncanakan akan dilakukan inventarisasi dan penilaian terhadap BMN RI di beberapa negara lain," kata Bambang.

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau