Ferguson Minta Fans tidak Teror Ronaldo

Kompas.com - 07/08/2008, 23:49 WIB

MANCHESTER, JUMAT - Drama transfer Cristiano Ronaldo memang sudah berakhir dan ending-nya, pemain asal Portugal itu tetap bermain untuk Manchester United. Rencana kepindahannya ke Real Madrid batal. Namun, pelatih MU, Sir Alex Ferguson mengkhawatirkan imbas yang akan menimpa kepada Ronaldo, terutama kecaman dan teror dari suporter. Maka, dia minta suporter untuk tetap menerima Ronaldo seperti sedia kala.

Keinginan Ronaldo untuk bergabung dengan Real Madrid memang sempat membuat suporter MU berang. Mereka merasa dikhianati. Kini, meski dia menyatakan siap kembali membela MU dengan sepenuh hati, kemarahan suporter belum tentu langsung sirna.

Ferguson menegaskan, Ronaldo tak perlu dikecam dan harus diterima lagi dengan tangan terbuka. Selain itu, jiwanya memang sempat tergoncang karena ayahnya meninggal. Sehingga, dia pun menjadi labil dan kemudian muudah tergoda ppindah ke klub lain.

"Suporter harus memahami bahwa Ronaldo memang sedang mengalami masa-masa sulit. Banyak persoalan menimpa dirinya dan suporter harus mengerti hal itu," kata Ferguson.

Dia juga menjelaskan, keputusan Ronaldo untuk bertahan di MU setelah berbicara dari hati ke hati dengannya. Ferguson menyampaikan pendapat dan pertimbangannya.

"Begitu dia mengetahui pendirian saya, dia langsung menyatakan bertahan di MU. Sejauh ini, segala persoalan yang menjadi perhatian kami telah selesai. Dia mantap tetap membela MU dan itu jauh lebih penting," tegasnya.

Bulan lalu, Ferguson terpaksa mendatangi Ronaldo di Lisabon, Portugal. Mereka pun terlibat pembicaraan tentang masa depan Ronaldo.

"Kami akhirnya seperti membersihkan langit di Portugal. Salah satu kesimpulannya, dia bahagia di MU dan selalu bahagia di sini," tambah Ferguson. (AP)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau