Dollar AS Menguat Setelah ECB Pertahankan Suku Bunga

Kompas.com - 08/08/2008, 06:22 WIB

NEW YORK, KAMIS - Dollar AS menguat terhadap euro Kamis waktu setempat, atau Jumat pagi WIB, setelah Bank Sentral Eropa (ECB) memilih mempertahankan tingkat suku bunganya dan para pedagang memprediksi tak akan ada perubahan suku bunga untuk beberapa waktu mendatang.

Dolar memperoleh dukungan karena Ketua ECB Jean-Claude Trichet mengatakan di sana sekarang ada sinyal-sinyal pelambatan ekonomi di zona euro pada waktu yang sama tekanan inflasi meningkat. Mata uang tunggal Eropa dikutip pada 1,5321 dollar sekitar 2100 GMT, turun dari 1,5408 akhir Rabu.
    
Sementara terhadap mata uang Jepang, dollar kembali melemah menjadi 109,46 yen, dari 109,76 yen sehari sebelumnya. Dollar merosot terhadap euro dan mata uang lainnya dalam setahun terakhir di tengah melambatnya pertumbuhan ekonomi AS, namun dollar telah naik kembali di tengah kekhawatiran tentang zona euro, terutama pertumbuhan Jerman.

Tindakan pasar terjadi setelah ECB, sesuai perkiraan, mempertahankan suku bunga utamanya pada 4,25 persen. "Dewan gubernur ECB sebagian besar netral," kata analis Julian Callow dari Barclays Capital Research. "Ketakutan pertumbuhan terlihat jelas, karena untuk waktu ini harus mengatasi risiko inflasi yang telah terbangun untuk beberapa waktu."
    
"Namun, untuk sekarang, terlihat masuk akal untuk memperkirakan tidak ada perubahan suku bunga dalam beberapa bulan berikutnya." Dollar juga menguat terhadap pound Inggris setelah Bank Sentral Inggris (BoE) -- sesuai perkiraan pasar -- juga mempertahankan suku bunga utamanya tak berubah. BoE mempertahankan suku bunganya tetap pada 5,0 persen.

Tindakan serupa dengan ECB dan Federal Reserve AS yang mempertahankan suku bunganya pada 2,0 persen awal pekan ini, BoE mempertahankan suku bunganya  dalam menghadapi pelambatan pertumbuhan ekonomi dan tingginya inflasi yang dipicu melambungnya harga minyak dunia.

"Kami yakin Bank Sentral Inggris benar-benar memiliki sedikit pilihan untuk mempertahankan suku bunganya pada 5,0 persen," kata ekonom Global Insight, Howard Archer. "Berkembangnya kemungkinan resesi menyerukan untuk penurunan suku bunga, ini terhalang oleh upaya membatasi level dan risiko inflasi."
    
Pound dikutip pada 1,9435 dollar, turun dari 1,9576 akhir Rabu. Dalam perdagangan terakhir di New York, dolar berada pada 1,0622 franc Swiss, naik dari 1,0602 franc.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau