NEW YORK, KAMIS - Dollar AS menguat terhadap euro Kamis waktu setempat, atau Jumat pagi WIB, setelah Bank Sentral Eropa (ECB) memilih mempertahankan tingkat suku bunganya dan para pedagang memprediksi tak akan ada perubahan suku bunga untuk beberapa waktu mendatang.
Dolar memperoleh dukungan karena Ketua ECB Jean-Claude Trichet mengatakan di sana sekarang ada sinyal-sinyal pelambatan ekonomi di zona euro pada waktu yang sama tekanan inflasi meningkat. Mata uang tunggal Eropa dikutip pada 1,5321 dollar sekitar 2100 GMT, turun dari 1,5408 akhir Rabu.
Sementara terhadap mata uang Jepang, dollar kembali melemah menjadi 109,46 yen, dari 109,76 yen sehari sebelumnya. Dollar merosot terhadap euro dan mata uang lainnya dalam setahun terakhir di tengah melambatnya pertumbuhan ekonomi AS, namun dollar telah naik kembali di tengah kekhawatiran tentang zona euro, terutama pertumbuhan Jerman.
Tindakan pasar terjadi setelah ECB, sesuai perkiraan, mempertahankan suku bunga utamanya pada 4,25 persen. "Dewan gubernur ECB sebagian besar netral," kata analis Julian Callow dari Barclays Capital Research. "Ketakutan pertumbuhan terlihat jelas, karena untuk waktu ini harus mengatasi risiko inflasi yang telah terbangun untuk beberapa waktu."
"Namun, untuk sekarang, terlihat masuk akal untuk memperkirakan tidak ada perubahan suku bunga dalam beberapa bulan berikutnya." Dollar juga menguat terhadap pound Inggris setelah Bank Sentral Inggris (BoE) -- sesuai perkiraan pasar -- juga mempertahankan suku bunga utamanya tak berubah. BoE mempertahankan suku bunganya tetap pada 5,0 persen.
Tindakan serupa dengan ECB dan Federal Reserve AS yang mempertahankan suku bunganya pada 2,0 persen awal pekan ini, BoE mempertahankan suku bunganya dalam menghadapi pelambatan pertumbuhan ekonomi dan tingginya inflasi yang dipicu melambungnya harga minyak dunia.
"Kami yakin Bank Sentral Inggris benar-benar memiliki sedikit pilihan untuk mempertahankan suku bunganya pada 5,0 persen," kata ekonom Global Insight, Howard Archer. "Berkembangnya kemungkinan resesi menyerukan untuk penurunan suku bunga, ini terhalang oleh upaya membatasi level dan risiko inflasi."
Pound dikutip pada 1,9435 dollar, turun dari 1,9576 akhir Rabu. Dalam perdagangan terakhir di New York, dolar berada pada 1,0622 franc Swiss, naik dari 1,0602 franc.