Suzuki Alto Pengganti Karimun Estilo

Kompas.com - 08/08/2008, 10:55 WIB

 

JAKARTA, JUMAT – Isyarat dari PT Indomobil Niaga International, selaku agen tunggal Suzuki roda empat di Indonesia memang belum ada. Tapi dari pusatnya di Jepang sudah memberi sinyal kemarin (7/8) kalau Suzuki Alto mulai diproduksi secara global mulai Oktober ini. Dan sedan mungil ini akan dipajang pada Paris Motor Show, Oktober 2008.

 

Suzuki Alto yang akan diproduksi nanti merupakan hasil pengembangan ketujuh kalinya dari yang pertamanya konsep A-Star yang tampil di India Auto Show, Januari tahun ini.

 

Dari segi bentuk, desain Alto lebih manis ketimbang Estilo yang mirip kendaraan kebanggaan negeri Bollywood, Tata Nano. Sosok sedan mungil lebih kental dari Alto yang megusung mesin 1.000 cc berbahan bakar bensin dengan emisi CO2 terendah di bawah 109g/km dan sesuai estándar Euro5.

 

Semua produksi Alto untuk kebutuhan pasar dunia akan diproduksi di Suzuki India’s Manaser Plant di Maruti. Sesuai jadwalnya, untuk pasar Eropa dimulai Oktober, sedang India sendiri beserta negara lainnya, start produksi Desember. Boleh jadi, alto bakal meramaikan pasar mobil Indonesia tahun depan, malah bisa jadi akhir tahun ini.

 

Pada Paris Motor Show nanti, Suzuki juga menampilkan  dua unit SX4-FCV yang sudah dilengkapi dengan teknologi hydrogen bikinan GM serta menggunakan air-cooled fuel cell system dari Inggris.

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau