MIAMI, JUMAT - Seorang pria yang menyimpan senjata dan perangkat militer di kamar hotel dan mobilnya dihadapkan ke pengadilan hari Kamis (7/8) dengan dakwaan mengancam akan membunuh kandidat presiden dari partai Demokrat, Barack Obama.
Raymond Hunter Geisel, 22, ditahan oleh pengawal presiden (secret service) pada hari Sabtu di Miami. Ia dibawa ke pusat penahanan tanpa jaminan oleh pengadilan federal setelah secret service bersaksi bahwa Geisel mengeluarkan ancaman tersebut di Miami akhir Juli. Menurut saksi, Geisel memberi julukan berbau rasis pada Obama dan mengatakan, "Kalau dia terpilih, aku akan membunuhnya."
Saksi lain mengutip Geisel dengan mengatakan, "Ia membenci George W Bush dan ia ingin memasukkan peluru ke kepala presiden itu."
Obama memang baru mengunjungi Florida 1-2 Agustus lalu, namun ia tidak berada di wilayah Florida Selatan.
Mengenai tuduhan itu, Geisel membantah dalam pernyataan tertulis bahwa ia pernah mengeluarkan ancaman itu, dan tidak ada dokumen yang menunjukkan bahwa ia akan melakukan pembunuhan. Ia sendiri didakwa hanya dalam kasus mengancam Obama, dan bukan terhadap Presiden Bush. Namun begitu, hukuman untuk orang yang mengancam kandidat presiden atau wakil presiden adalah penjara maksimal lima tahun.
Dalam penggeledahan terhadap mobil Ford Explorer 1998 milik Geisel dan kamar hotelnya di Miami, petugas menemukan pistol 9 mm, belati, lusinan amunisi termasuk yang bisa menembus rompi antipeluru, pakaian loreng militer, serta parang.
Menurut pengakuan Geisel terhadap secret service, ia berasal dari Bangor, Maine, dan saat ini tinggal di rumah kapal di kota Marathon, Florida. Ia mengaku menggunakan pistol untuk berlatih, pisau untuk perlindungan, dan parang untuk memangkas semak-semak.
Sebelumnya, menurut petugas setempat di Maine, Geisel pernah dinyatakan bersalah karena melakukan ancaman kriminal pada tahun 2007 dan harus mendekam di penjara Bangor selama 48 jam.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang