Calon Ketiga dan Independen

Kompas.com - 08/08/2008, 15:28 WIB

SELAIN Barack Obama dari Partai Demokrat dan John McCain dari Partai Republik, masih ada sejumlah politisi yang 'nekat' ikut berebut kursi Gedung Putih, meski harapannya sangat kecil.

Ada dua golongan yang orang yang boleh disebut tidak punya peluang menjadi presiden AS. Golongan pertama disebut sebagai partai ketiga, yaitu orang-orang yang dicalonkan oleh partai kecil. Yang saat ini terdata antara lain:
* Charles Jay, terpilih dalam konvensi Partai Teh Boston secara online pada 15-16 Juni 2008.
* Pendeta Chuck Baldwin dari Partai Konstitusi
* Cynthia McKinney, mantan anggota Kongres dari Partai Demokrat, dicalonkan Partai Konstitusi.
* Bob Barr, mantan anggota Kongres dari Partai Republik, dicalonkan Partai Libertarian.
* Gene Amondson, penginjil dari Washington dicalonkan Partai Larangan.
* Ted Weill dicalonkan Partai Reformasi.
* Gloria La Riva dicalonkan Partai untuk Sosialiasme dan Pembebasan.
* Brian Moore, aktivis antiperang, dicalonkan Partai Sosialis Amerika Serikat.
* Roger Calero, jurnalis keturunan Nikaragua, dicalonkan Partai Buruh Sosialis.

Golongan lain adalah calon independen yang mencalonkan diri atas nama sendiri, bukan partai seperti golongan sebelumnya. Yang termasuk dalam kelompok ini antara lain:
* Alan Keyes dari Maryland.
* Ralph Nader, aktivis pembela hak konsumen dari Connecticut.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau