Laporan Wartawan Kompas Suhartono
JAKARTA, SENIN - Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu mengakui adanya tiga faktor yang menjadi penyebab meningkatnya ekspor Indonesia di tengah-tengah resesi ekonomi dunia.
Ekspor Indonesia Januari-Juni 2008 ke Amerika Serikat dan Eropa, tercatat mencapai 16,7 persen dan 19,1 perse dari sebelumnya tahun lalu 5 persen dan 11 persen. Secara rata-rata, kenaikan ekspor Indonesia tahun ini bisa mencapai 12-14 persen.
Tiga faktor itu di antaranya realisasi investasi tahun lalu, produk yang tidak terimbas faktor resesi dan peralihan sumber komoditas dari negara pembeli seperti AS dan Eropa yang sebelumnya ke China dan Vietnam kini beralih ke Indonesia. Komoditas yang beralih dari Vietnam da China di antaranya garmen, mainan dan sepatu.
Demikian disampaikan Mari Elka Pangestu saat memberikan sambutan di acara pembukaan Rapat Kerja Departemen Perdagangan di Aula Gedung II Istana Wapres, Jakarta, Senin (11/8). Pembukaan rapat kerja Itu dilakukan oleh Wapres Jusuf Kalla.
"Indikator kenaikannya karena pertumbuhan ekonomi yang tidak hanya didorong oleh faktor harga, akan tetapi juga volume. Volumenya sendiri sebenarnya tidak terlalu besar. Tetapi, produk seperti kertas dan tekstil produks tekstil (TPT) naik luar biasa. Kenaikan juga terjadi di AS produk tersebut," ujar Wapres.
Menurutnya, dengan kenaikan ekspor tersebut, berarti ada pertumbuhan yang terjadi di luar harga komoditas dan produksi. "Ada 3 faktor, selain realisasi investasi di otomotif dan kertas, juga karena produk yang diekspor tidak terkena imbas resesi dunia jika dibandingkan dengan Singapura dan Malaysia yang andalannya sangat besar di basis elektro," kata Mari.
Faktor lainnya, tambah Mari, masih belum selesai dianalisis, yaitu beralihnya sumber dari negara pembeli AS dan Eropa yang sebelumnya membeli di China dan Vietnam atas produks tekstil, mainan dan sepatu.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang