Tiga Faktor Pengaruhi Kenaikan Ekspor Indonesia

Kompas.com - 11/08/2008, 15:37 WIB

Laporan Wartawan Kompas Suhartono

JAKARTA, SENIN - Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu mengakui adanya tiga faktor yang menjadi penyebab meningkatnya ekspor Indonesia di tengah-tengah resesi ekonomi dunia.

Ekspor Indonesia Januari-Juni 2008 ke Amerika Serikat dan Eropa, tercatat mencapai 16,7 persen dan 19,1 perse dari sebelumnya tahun lalu 5 persen dan 11 persen. Secara rata-rata, kenaikan ekspor Indonesia tahun ini bisa mencapai 12-14 persen.

Tiga faktor itu di antaranya realisasi investasi tahun lalu, produk yang tidak terimbas faktor resesi dan peralihan sumber komoditas dari negara pembeli seperti AS dan Eropa yang sebelumnya ke China dan Vietnam kini beralih ke Indonesia. Komoditas yang beralih dari Vietnam da China di antaranya garmen, mainan dan sepatu.

Demikian disampaikan Mari Elka Pangestu saat memberikan sambutan di acara pembukaan Rapat Kerja Departemen Perdagangan di Aula Gedung II Istana Wapres, Jakarta, Senin (11/8). Pembukaan rapat kerja Itu dilakukan oleh Wapres Jusuf Kalla.

"Indikator kenaikannya karena pertumbuhan ekonomi yang tidak hanya didorong oleh faktor harga, akan tetapi juga volume. Volumenya sendiri sebenarnya tidak terlalu besar. Tetapi, produk seperti kertas dan tekstil produks tekstil (TPT) naik luar biasa. Kenaikan juga terjadi di AS produk tersebut," ujar Wapres.

Menurutnya, dengan kenaikan ekspor tersebut, berarti ada pertumbuhan yang terjadi di luar harga komoditas dan produksi. "Ada 3 faktor, selain realisasi investasi di otomotif dan kertas, juga karena produk yang diekspor tidak terkena imbas resesi dunia jika dibandingkan dengan Singapura dan Malaysia yang andalannya sangat besar di basis elektro," kata Mari.

Faktor lainnya, tambah Mari, masih belum selesai dianalisis, yaitu beralihnya sumber dari negara pembeli AS dan Eropa yang sebelumnya membeli di China dan Vietnam atas produks tekstil, mainan dan sepatu.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau