Laporan Wartawan Warta Kota Ika Chandra Viyatakarti
JAKARTA, SELASA - Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo menyambut baik kunjungan yang dilakukan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ke Balai Kota, Selasa (12/8) siang. KPK yang menyoroti maraknya pungutan liar (pungli) pada layanan publik di Pemprov merupakan jalan menuju ke terbentuknya layanan birokrasi yang bersih.
Usai pertemuan tertutup dengan Ketua KPK Antasari Azhar, Fauzi mengakui bahwa pemerintahan yang dipimpinnya belum sepenuhnya bersih dan memenuhi kriteria layanan good and clean governance. Tapi ia buru-buru berjanji bahwa sistem tersbut akan segera diperbaiki, sehingga menjadi lebih efisien.
"Sekarang kita sudah mulai pengumuman lelang pekerjaan dan jasa melalui internet. Saya juga sudah minta kepala Bappeda agar APBD kita bisa diakses secara online. Itu salah satunya," ujar Fauzi.
Menurut Fauzi, kunjungan dan sosialisasi KPK kepada jajaran unit kerja di lingkungan Pemprov DKI itu sangat positif. Setidaknya hal tersebut dapat menjadi dasar pengetahuan dan pegangan bagi pelaksana anggaran daerah untuk bertindak sesuai ketentuan yang berlaku. "Nggak perlu takut kalau kita ikut aturan," ujarnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang