Rupiah Masih Aman

Kompas.com - 14/08/2008, 17:05 WIB

JAKARTA, KAMIS - Rupiah Kamis (14/8) sore turun, namun nilainya  sedikit membaik dibanding pagi, karena masuknya Bank Indonesia (BI) ke pasar melakukan intervensi. Nilai tukar rupiah bera di posisi Rp 9.176 per dollar AS

"BI masuk ke pasar dengan melepas cadangan dollar AS, sehingga tekanan pasar terhadap rupiah agak berkurang, meski posisi mata uang itu masih tetap tertekan," kata pengamat Pasar Uang, Edwin Sinaga di Jakarta.

Edwin Sinaga mengatakan, rupiah masih tertekan pasar meski tekanannya agak berkurang, sehingga posisinya masih di atas angka Rp 9.150 per dollar AS. Namun sebutnya, posisi ini dinilai masih positif karena berada dibawah angka Rp 9.200 per dollar AS..
      
"Posisi rupiah pada level itu merupakan keinginan BI yang menilai bahwa rupiah berada dalam kondisi aman apabila berada di bawah angka Rp 9.200 per dollar AS," tambahnya.
      
Rupiah yang sempat menguat hingga dibawah angka Rp 9.100 per dollar AS. "Namun posisi rupiah itu tidak bertahan lama, setelah harga minyak mentah dunia turun, rupiah terkoreksi, karena pelaku asing dan lokal aktif memburu dollar AS untuk membeli minyak mentah maupun membayar hutang yang telah jatuh tempo," katanya.
      
Rupiah, lanjut dia masih berpeluang untuk kembali naik sampai akhir tahun ini diperkirakan akan bisa mencapai angka Rp 9.000 per dollar AS, namun mata uang Indonesia itu tertahan oleh gejolak ekonomi global yang melemah.
      
Apalagi investor asing cenderung meningkatkan investasinya di dalam negeri dengan aktif bermain di pasar uang memberikan berbagai instrumen Bank Indonesia (BI), akibat selisih bunga rupiah terhadap dolar AS yang tinggi. "Kami masih optimis pasar Indonesia masih memberikan gain yang lebih besar dibanding pasar Asia lainnya," katanya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau